Sabtu 02 April 2016, 10:21 WIB

Bus Pariwisata Terperosok ke Jurang, 13 Luka-luka

ANT/OL-06 | Nusantara
Bus Pariwisata Terperosok ke Jurang, 13 Luka-luka

Dok.MI

 

13 penumpang mengalami luka-luka setelah bus pariwisata yang ditumpanginya masuk jurang di Jalan raya Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (2/4) dini hari.

Kepala Bagian Humas Polres Garut AKP Ridwan Tampubolon mengatakan korban luka-luka dibawa ke Puskesmas Limbangan dan Rumah Sakit Umum Cicalengka di Kabupaten Bandung untuk mendapatkan penanganan medis.

"Untuk korban yang terluka sudah dibawa ke Puskesmas Limbangan dan Rumah Sakit Cicalengka," katanya.

Ia menuturkan bus pariwisata nomor polisi D 7085 IZ itu membawa 60 penumpang rombongan dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bandung.

Dalam perjalanannya menuju objek wisata Pantai Pangandaran bus itu oleng kemudian terperosok ke jurang sedalam 10 meter di Kampung Pulosari, Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan.

Penyebab oleng, kata Ridwan, ketika sopir berusaha menutup pintu bus yang terbuka dalam kondisi bus berjalan, tetapi stirnya tertarik ke sebelah kiri hingga bus melaju tak terkendali.

"Pengakuan sopir, stirnya tertarik ke sebelah kiri lalu bus keluar bahu jalan sebelah kiri hingga akhirnya terperosok ke jurang," kata Ridwan.

Kepolisian setempat dan masyarakat kemudian membantu penumpang untuk keluar dari bus.

Sementara bus tersebut hingga Sabtu pagi masih dalam proses evakuasi. (ANT/OL-06)

Baca Juga

Istimewa

Selama Pandemi KSP di Karawang Banyak Gagal Bayar

👤Cikwan Suwandi 🕔Senin 23 November 2020, 23:35 WIB
SELAMA Covid-19, puluhan koperasi simpan pinjam (KSP) di Karawang, Jawa Barat mengaku kesulitan. Tingginya permintaan pinjaman dari anggota...
Ist

Satu Karyawan Positif Kantor Baznas Tarakan Tutup Sementara

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 23 November 2020, 21:59 WIB
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tarakan, Kalimantan Utara, tutup selama tiga hari setelah ada karyawannya yang tertular...
Antara

Tanah Adat di Papua dan Papua Barat Bakal Dijadikan Perkebunan

👤mediandonesia.com 🕔Senin 23 November 2020, 21:05 WIB
ADA enam wilayah adat di Papua dan Papua Barat yang punya banyak lahan tidur dan masyarakat ingin memanfaatkan lahan itu untuk perkebunan,...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya