Sabtu 02 April 2016, 04:10 WIB

Pelayaran NTT-Maluku-Papua Dibuka Lagi

Administrator | Nusantara
Pelayaran NTT-Maluku-Papua Dibuka Lagi

Dok. MI

 

KAPAL Pelni kembali melayari rute Nusa Tenggara Timur (NTT)-Maluku-Papua setelah tutup lebih dari 10 tahun karena merugi.

Dengan menggunakan KM Nggapulu berkapasitas 3.000 penumpang, para penumpang bisa menuju kota tujuan di NTT-Maluku dan Papua.

Kapal tersebut beroperasi dua kali dalam sebulan.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis bersama Kepala Cabang PT Pelni NTT Adrian dan petugas PT Pelindo III saat mengunjungi KM Nggapulu di Pelabuhan Tenau, Kupang, kemarin sempat berdialog dengan para penumpang.

"Sebenarnya ini rute lama, tetapi cukup lama dihentikan. Sekarang penumpang senang karena dulu mereka mau datang ke Kupang naik kapal perintis selama satu minggu di laut. Itu pun tidak diberi makan. Sekarang hanya butuh satu malam untuk tiba di Ambon," kata Fary kepada wartawan.

Untuk menarik minat penumpang, PT Pelni memberlakukan potongan sebesar 20% dari harga tiket.

Harga tiket sebelum diskon untuk rute Kupang-Ambon sebesar Rp215.000.

Kapal berlayar dari Surabaya, Maumere, Larantuka, dan Kupang. (PO/N-3)

Baca Juga

MI/Ramdani

Pengumuman Kelulusan dan Kenaikan Kelas di Sumenep Lewat WhatsApp

👤Mohammad Ghozi 🕔Senin 01 Juni 2020, 16:26 WIB
"Karena berada pada masa belajar di rumah, pengumuman kelulusan SD dan SMP akan disampaikan melalui pesan berantai maupun grup...
ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Sidoarjo akan Gunakan Mal Pelayanan Publik untuk Tempat Isolasi

👤Heri Susetyo 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:57 WIB
"Kita akan gunakan lantai atas MPP untuk tempat isolasi dan perawatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf...
Ilustrasi

Pelaku Penyerangan Polsek, Diduga Simpatisan ISIS

👤Yona Hukmana 🕔Senin 01 Juni 2020, 15:55 WIB
Pelaku penyerangan Polsek Daha Selatan, Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/6), yang menewaskan satu anggota polisi itu, diduga...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya