Senin 28 Maret 2016, 03:50 WIB

Petani Melawan Tim Gabungan

AR/N-3 | Nusantara
Petani Melawan Tim Gabungan

ANTARA/Rony Muharrman

 

TIM patroli terpadu mendapat perlawanan dari warga saat menanggulangi kebakaran lahan di Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Mereka dihadang anggota kelompok tani yang diduga membakar lahan di Dusun Parit Skodim.

Kejadian pada Sabtu (26/3) itu dipicu isu penangkapan pembakaran lahan oleh tim patroli terpadu.

"Tim yang hendak meluncur ke lokasi tiba-tiba dihadang 30 anggota kelompok tani yang sedang membakar lahan," ungkap Direktur Binmas Polda Kalimantan Barat Kombes Suhadi SW.

Perdebatan dan negosiasi antarkedua belah pihak pun berlangsung alot.

Kelompok tani berkukuh pembakaran lahan itu tidak melanggar aturan karena luasnya tidak lebih dari 2 hektare.

Namun, tim akhirnya bisa menuju ke lokasi dan memadamkan api di lahan pertanian itu.

Tim patroli terpadu beranggotakan 52 personel dari unsur TNI, Polri, Brigade Manggalani Agni, dan Masyarakat Peduli Api.

Mereka menyebar ke enam lokasi di Punggur Kecil. Satu di antara regu tim itu kemudian menemukan aktivitas pembakaran lahan di Parit Skodim.

Seusai memadamkan api di Parit Skodim, tim menyusuri Dusun Parit Sarim di Desa Punggur Besar.

Di lokasi itu, mereka mendapati api membara lagi di lahan yang telah dipadamkan sebelumnya.

Kebakaran itu akhirnya juga bisa dipadamkan.

Tim kemudian mengintrograsi dua warga pemilik lahan.

"Pemilik lahan menyadari kesalahan mereka dan membuat pernyataan untuk tidak lagi membakar saat mengolah lahan pertanian," kata Suhadi, yang juga Ketua Satgas Karhutla Polda Kalimantan Barat.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More