Senin 28 Maret 2016, 03:10 WIB

Berziarah hingga Ngariung di Gunung

PT/LD/AB/AD/JH/AB/N-4 | Nusantara
Berziarah hingga Ngariung di Gunung

MI/ADI KRISTAN

 

KABUT pagi masih bergelayut di Pantai Kebis, Kota Larantuka, Flores Timur, NTT.

Ribuan orang, entah dari mana datangnya, memenuhi bibir pantai di tepi Kota Reinha itu.

Mereka menumpang kapal bermotor, sampan bermesin 3 sampai 5 PK, kapal kayu bermesin, dan nekat menggunakan sampan dayung.

Salah satunya Bene Moron yang hendak berziarah ke Wure di Adonara Barat.

Dengan jarak 3 km arah timur laut Pulau Flores, Wure menjadi salah satu incaran peziarah Semana Santa untuk bisa mengunjungi arca Tuan Berdiri dan Tuan Tidur, yang berbentuk patung Yesus yang sedang berdiri ditemani seekor ayam jantan.

"Saya ingin mendaraskan doa dan bersyukur atas anugerah Tuhan yang saya terima selama satu tahun ini," ujar Bene, warga Lebao dari Kecamatan Larantuka.

Umat kristiani setempat percaya, dengan merayakan Pekan Suci atau Hari Bae di kota ini, mereka akan memperoleh rahmat Tuhan.

Pemda pun memasukkannya sebagai salah satu paket wisata religius.

Libur panjang Paskah juga dimanfaatkan sekitar 1.000 pendaki ke puncak Gunung Slamet, Jawa Tengah.

Perjalanan ditempuh melalui pos pendakian Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Kamis (24/3).

Para pendaki yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta itu mulai berangsur-angsur turun, kemarin.

Hal yang sama dilakukan sedikitnya 500 orang yang melakukan pendakian di Gunung Arjuna, Gunung Ringgit, dan Gunung Welirang.

Dari Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ratusan kendaraan Fiat (kuno) memadati objek Wisata Gunung Galunggung, kemarin.

Libur panjang Paskah dimanfaatkan lewat aksi bakti sosial dan penanaman pohon untuk menyambut HUT ke-7 komunitas itu.

Ramainya pengunjung juga terlihat di lokasi wisata Pasir Putih yang terletak di Desa Lumban Bumbul, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatra Utara, Sabtu (26/3).

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More