Selasa 17 November 2020, 14:50 WIB

Kapolri Copot 2 Kapolda, Kompolnas: Jadi Pelajaran bagi yang Lain

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Kapolri Copot 2 Kapolda, Kompolnas: Jadi Pelajaran bagi yang Lain

MI/ADAM DWI
Juru Bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti

 

JURU Bicara Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti mengemukakan bahwa pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat harus bisa menjadi pelajaran bagi anggota kepolisian lain dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes).

Pasalnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dicopot karena dinilai lalai dalam menegakkan aturan prokes.

"Pencopotan kapolda ini harus menjadi pelajaran bagi yang lain agar bersikap tegas dan sesuai aturan hukum dalam melaksanakan protokol kesehatan," ucap Poengky kepada Media Indonesia, Selasa (17/11).

Pasalnya, Poengky menjelaskan peran Polri dalam mengatasi wabah covid-19 adalah membantu Pemerintah, termasuk Pemerintah Daerah.

Di sisi lain, lanjut Poengky, sebagai aparat negara yg bertugas melayani, mengayomi, melindungi masyarakat dan menegakkan hukum guna mewujudkan harkamtibmas, maka Polri harus bertanggungjawab agar di wilayahnya tertib kamtibmas.

Baca juga: Kapolri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 626 Perwira Dirotasi

"Bagaimana caranya tertib kamtibmas dan perlindungan terhadap wabah covid-19 dapat dilakukan? Maka Kapolda harus dapat berkoordinasi dengan baik dengan Gubernur," ungkap Poengky.

Poengky juga berharap Kapolda harus dapat memastikan tindakan preventif dan preemtif dilaksanakan dengan baik.

"Jika sudah melaksanakan preventif dan preemtif, barulah melakukan penegakan hukum jika ternyata ada yg melanggar," terangnya.

Menurutnya, kepulangan Rizieq Shihab yang diramaikan dengan massa sehingga melanggar protokol, jadi alasan dicopotnya kedua Kapolda tersebut.

"Kepolisian seharusnya mampu mendeteksi dan menganalisa keamanan, misalnya melakukan patroli2 pencegahan kerumunan. Tapi faktanya malah terkesan ada pembiaran atau kegamangan dari Kepolisian," ujar Poengky.

Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Idham Azis mencopot Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana serta Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Sufahradi.

Idham mencopot kedua Kapolda tersebut lantaran dinilai tak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan.

Pencopotan ini diduga buntut dari acara yang digelar oleh pemimpin Front Pembela Islam Rizieq Shihab.

"Ada dua Kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat," tutur Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono, di Mabes Polri, Senin (16/11).

Baca Juga

Dok. Kemenko Polhukam

Mahfud: Fase Demokrasi di Indonesia Masih Prosedural

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 24 November 2020, 17:50 WIB
Demokrasi Indonesia juga ditandai oleh volatilitas yang cukup tinggi, khususnya terkait pemenuhan hak-hak politik dan kinerja lembaga...
Dok MI

Polri Selidiki Pelanggaran Kampanye Cagub Mulyadi di Pilgub Sumbar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 24 November 2020, 17:25 WIB
Pelapor sendiri dugaan pelanggaran ialah paslon nomor urut empat, Yogi Ramon Setiawan. Yogi membuat laporannya di Bawaslu RI dan telah...
MI/MOHAMAD IRFAN

Ahli Paparkan Dampak Hukum Surat Jalan Palsu Joko Tjandra

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 24 November 2020, 17:20 WIB
Pembuktian kasus, menurut saksi ahli, harus memastikan buktinya berupa surat jalan palsu diperlihatkan ke majelis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya