Jumat 30 Oktober 2020, 10:23 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Pantai Palabuhanratu Relatif Sepi

Benny Bastiandy | Nusantara
Kunjungan Wisatawan ke Pantai Palabuhanratu Relatif Sepi

MI/Benny Bastiandy
Kepala Operasional dan SDM Balawista Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Asep Edom Saepulloh, memasang rambu larangan berenang.

 

KAWASAN objek wisata pantai di selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat cenderung masih sepi dari kunjungan wisatawan bersamaan libur panjang akhir pekan ini. Banyak faktor yang jadi penyebab relatif sepinya pengunjung ke wilayah terluas kedua se-Jawa dan Bali itu.

Kepala Operasional dan SDM Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Sukabumi, Asep Edom Saepulloh, mengatakan memasuki hari ketiga libur panjang pekan ini, tingkat kunjungan wisatawan tidak seperti biasanya yang selalu melonjak signifikan. Asep menduga faktor penyebabnya kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

"Mungkin karena saat ini sudah memasuki musim hujan serta sedang terjadi gelombang tinggi. Saat ini saja di Palabuhanratu dan sekitarnya sedang terjadi banjir rob," kata Asep kepada mediaindonesia.com, Jumat (30/10).

Asep menuturkan banjir rob sudah terjadi sejak Kamis (29/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Air laut mengalami pasang hingga mencapai beberapa meter dari bibir pantai, bahkan masuk ke warung-warung dan permukiman warga.

"Hari ini (Jumat) pun sama, air masih pasang," jelas Asep.

Meskipun tingkat kunjungan wisatawan masih relatif sepi, lanjut Asep, tetapi pengawasan para petugas relawan Balawista dilakukan seperti biasa. Setiap hari, sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, para relawan petugas penyelamat pantai tetap bersiaga di setiap pos pengawasan dan penyelamatan di 16 titik tersebar di 7 kecamatan.

"Kami juga sudah memasang bendera merah sebagai tanda larangan berenang bagi wisatawan karena kondisi yang sangat berisiko. Tidak memungkinkan untuk beraktivitas di sepanjang pantai, terlebih ke tengah. Kami mengimbau wisatawan agar beraktivitas di pinggir pantai saja," ucapnya.

Asep menuturkan, hampir 75% area pantai di Palabuhanratu sudah dipasangi rambu-rambu tanda bahaya berupa bendera berwarna merah. Titik pemasangannya di sekitar kawasan pantai yang memiliki arus kuat, berbatu, dan terdapat karang.

"Kondisi air laut memang saat ini tidak bersabahat. Malam tadi (Kamis malam), tak sedikit wisatawan yang sudah datang langsung check out lagi karena melihat air pasang karena gelombang cukup tinggi," pungkas Asep.

baca juga: Tiga Kecamatan Kena Dampak Debu Vulkanik Gunung Sinabung

Sebelumnya, Polres Sukabumi menyiagakan hampir 400 personel untuk mengamankan objek-objek wisata di kawasan Pantai Palabuhanratu selama libur panjang akhir pekan. Pengamanannya dibantu personel TNI dari Kodim 0622/Sukabumi.

"Sukabumi masih menjadi tujuan wisatawan saat liburan karena ada wisata pantai dan lainnya," kata Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Lukman Syarif kepada wartawan. (OL-3)
 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Bareskrim Selidiki Dugaan Cagub Sumbar Curi Start Kampanye

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 24 November 2020, 17:09 WIB
Pasangan calon gubernur Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni melakukan kampanye di luar jadwal melalui sebuah tayangan di program televisi nasional...
DOK USU

Dua Mengundurkan Diri, Empat Orang Ikuti Audisi Calon Rektor USU

👤Puji Santoso 🕔Selasa 24 November 2020, 17:06 WIB
Empat kandidat calon rektor akan memaparkan program kerja sesuai dengan visi dan misi USU apabila terpilih sebagai rektor USU periode...
DOK MI

Pemkab Sukabumi Serahkan Bantuan 1.315 Rapid Test Kit

👤Benny Bastiandy 🕔Selasa 24 November 2020, 16:54 WIB
Pelaksanaan Pilkada yang bersamaan pandemi covid-19, harus memberikan rasa aman dan nyaman. Tak hanya bagi penyelenggara, tapi juga kepada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya