Kamis 29 Oktober 2020, 16:05 WIB

Wisatawan ke Cianjur Harus Jalani Rapid Test

Benny Bastiandy/Budi Kansil | Nusantara
Wisatawan ke Cianjur Harus Jalani Rapid Test

Antara
Sejumlah wisatawam antre untuk melakukan rapid test di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/10)

 

WISATAWAN yang hendak berlibur di kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjalani tes cepat (rapid test) di check point Seger Alam yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Upaya itu merupakan bentuk antisipasi deteksi dini potensi penyebaran covid-19 selama libur panjang.

Pelaksanaan tes cepat sudah dilakukan sejak Rabu (28/10). Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, berkesempatan meninjau langsung pelaksanaannya.

"Ini dilakukan untuk memantau pergerakan warga dari luar Jawa Barat yang masuk melalui daerah-daerah perbatasan. Salah satunya di kawasan Puncak," kata Uu kepada wartawan, Rabu (28/10).

Kabupaten Cianjur merupakan salah satu daerah yang wilayahnya berdekatan dengan Jakarta. Wilayahnya kerap jadi incaran wisatawan Ibu Kota menghabiskan waktu liburan karena terdapat sejumlah objek wisata alam yang didukung cuaca dingin.

"Karena sekarang sedang terjadi pandemi, maka kami memandang perlu melakukan langkah-langkah antisipasi agar penyebarannya tidak semakin meluas. Maka kami lakukan tes awal ini bagi setiap warga yang masuk ke wilayah Jawa Barat," jelas mantan Bupati Tasikmalaya ini.

Tes cepat dilakukan secara acak. Meskipun tak semua warga yang masuk ke daerah Jawa Barat dites, tetapi setidaknya bisa menggambarkan kondisi kesehatan mereka.

"Di Kabupaten Cianjur ada tiga titik yang jadi lokasi pemeriksaan rapid test. Selain di perbatasan dengan Puncak, dilaksanakan juga di perbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi," ungkapnya.

Uu menyebut Pemprov Jabar memang telah membuat surat edaran agar setiap daerah di Jawa Barat bisa mengantisipasi potensi peningkatan jumlah wisataqan bersamaan libur panjang. Di setiap cek poin harus dioptimalkan pemeriksaan kesehatan setiap warga yang masuk, terutama yang berbatasan dengan Jakarta maupun Bogor.

"Rapid test di perbatasan ini salah satu antisipasi mendeteksi penyebaran covid-19 saat libur panjang," pungkasnya.

Sementara itu, Penjabat Sementara Bupati Cianjur Dudi Sudrajat Abdurachim, mengatakan Pemkab Cianjur menyiapkan sebanyak 100 unit alat rapid test di setiap titik cek poin. Di wilayahnya terdapat tiga titik cek poin yang menjadi sentra pintu masuk utama.

"Ada di cek poin Seger Alam yang berbatasan dengan Bogor, di Haurwangi yang berbatasan dengan Bandung, dan di Gekbrong yang berbatasan dengan Sukabumi," kata Dudi.

Dudi memandang perlu memperketat masuknya warga dari luar Cianjur mengingat saat ini level risiko kewaspadaan covid-19 di Kabupaten Cianjur berada pada zona oranye. Padahal, sebelumnya Kabupaten Cianjur berada pada zona kuning.

"Sekarang bersamaan dengan libur panjang. Kita harus lakukan upaya antisipasi dengan memeriksa kondisi kesehatan setiap warga luar daerah yang masuk ke Cianjur dengan cara di-rapid test," pungkas Dudi. (OL-13)

Baca Juga: Khofifah Larang Muslimat Dukung Paslon Dalam Pilkada

Baca Juga

 MI/PIUS ERLANGGA

Digitalisasi Penyiaran Merangkul kembali Wilayah 3T

👤 (RO/N-3) 🕔Rabu 25 November 2020, 01:00 WIB
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memperingatkan di era globalisasi ada indikasi lunturnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah...
anggoro

Ramai-Ramai Menolak Rizieq

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 25 November 2020, 00:55 WIB
RIZIEQ Shihab sepertinya harus berpikir matang untuk meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari...
Dok. Pemprov DKI Jakarta

Positif Covid-10 Magetan Tembus Melebihi 600 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:25 WIB
Jumlah warga Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif Covid-19 menembus angka 600 orang lebih setelah ada tambahan tiga pasien baru pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya