Kamis 29 Oktober 2020, 10:52 WIB

Warga Sikka Hanya Disiplin Prokes Saat Ada Operasi Yustisi

Gabriel Langga | Nusantara
Warga Sikka Hanya Disiplin Prokes Saat Ada Operasi Yustisi

ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Petugas gabungan mendata warga pelanggar protokol kesehatan saat Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Covid-19 di kawasan Mampang, Jakarta.

 

JURU BICARA Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur Petrus Herlemus mengakui di era adaptasi kebiasaan baru masih banyak warga di Kabupaten Sikka yang tidak disiplin dengan protokol kesehatan. Warga disiplin terhadap protokol kesehatan ketika ada operasi yustisi dari tim gabungan TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Dishub dan dinas kesehatan. 

"Apabila ada operasi yustisi dari petugas, itu pasti warga mematuhi protokoler kesehatan. Tetapi kalau tidak ada operasi dari petugas, mereka sudah tidak disiplin lagi dengan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, selalu saja kerumunan dan tidak pernah cuci tangan. Jadi warga kita ini mematuhi protokoler kesehatan hanya apabila ada petugas melakukan operasi yustisi," ujar Petrus Herlemus, Kamis(29/10).

Ia juga mengkritisi beberapa areal publik seperti pusat perbelanjaan yang kerap dijumpai terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

"Saya harapkan kita semua yang ada di areal publik agar tetap patuhi protokoler kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dan jauhi kerumunan dan jaga jarak. Itu semua harus menjadi kebiasaan kita. Kalau tidak, kita tiba-tiba zona merah. Itukan kelalaian kita sebenarnya," kata Petrus Herlemus.

baca juga: Pulang Liburan, ASN di Babel Harus Rapid Test

Pihaknya bersama tim dari puskesmas gencar melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarkat di Kabupaten Sikka. Saat ini masih ada satu orang positif covid-19 dirawat di rumah sakit. Dari data yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 di Kabupten Sikka, ada 21.340 orang pelaki perjalanan. Sebanyak 2.225 orang dalam pemantauan, kontak erat 366 orang dari akumulasi terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 53 orang.

Petrus geram dengan perilaku pelaku perjalanan di Kabupate Sikka yang tidak konsisten menjalani karantina selama 14 hari.

"Di hadapan petugas, pelaku perjalanan siap melaksanakan isolasi mandiri. Tetapi setelah petugas pergi, pelaku perjalanan ini malah bersosialisasi dengan warga," ungkapnya. (OL-3)
 

Baca Juga

DOK MI

Klaster Perkantoran Muncul Kembali di Banyumas

👤Lilik Darmawan 🕔Selasa 24 November 2020, 16:46 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan bahwa dua dinas yang memiliki kasus positif Covid-19 adalah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan...
MI/Cikwan Suwandi

Pasangan Cellica-Aep Tawarkan Program Tata Kelola Lingkungan

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 24 November 2020, 13:15 WIB
Aep mengatakan, Karawang memiliki Pegunungan Sanggabuana yang merupakan generator alam terpenting untuk sejumlah kabupaten khususnya...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Ditemukan Jejak Macan di Merapi

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 24 November 2020, 13:05 WIB
Pekerja proyek perbaikan jalan akses pengungsian Singlar-Ngancar Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman menemukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya