Selasa 27 Oktober 2020, 09:05 WIB

Ini Syarat Arab Saudi kepada Jemaah Umrah Asing per 1 November

Zubaedah Hanum | Humaniora
Ini Syarat Arab Saudi kepada Jemaah Umrah Asing per 1 November

AFP
Sejumlah jemaah melaksanakan tawaf mengelilingi Kakbah sebagai bagian rangkaian ibadah umrah di Kota Suci Mekah.

 

PEMERINTAH Arab Saudi akan membuka layanan umrah per 1 November 2020 untuk jemaah dari luar negaranya. Sebanyak 10 ribu jemaah asing akan diizinkan untuk beribadah umrah setiap minggunya.

Hal itu dikatakan oleh investor perusahaan Umrah Ahmed Bajaifer. Menurutnya, perusahan-perusahaan umrah akan siap menjalankan protokol kesehatan dengan jumlah jemaah asing tersebut.

Berikut ini, beberapa syarat yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada jemaah umrah dari luar negaranya :

1. Hanya mengizinkan jemaah berusia 18-50 tahun

2. Jemaah harus menunjukkan sertifikat uji PCR negatif covid-19

3. Sertifikat uji PCR covid-19 harus diterbitkan dari laboratorium terpercaya di negara asal jemaah

4. Sertifikat tes pun tidak boleh lebih dari 72 jam sebelum waktu pemberangkatan.

5. Jemaah dari luar negeri bisa mengajukan izin umrah, salat di Masjid Nabawi, hingga ke Raudah melalui aplikasi I'tamarna

6. Jemaah dari luar Arab Saudi juga diharuskan memiliki tiket pulang-pergi sesuai program umrah.

7. Jemaah juga harus memesan akomodasi yang menyediakan tiga paket makan full board untuk masa karantina, minimal tiga hari, dan transportasi dari pelabuhan ke akomodasi. Para jemaah juga harus memiliki polis asuransi yang komprehensif.

8. Jemaah dari luar negeri nantinya akan dibagi menjadi beberapa kelompok berisi minimal 50 jemaah.

9. Pemesanan akomodasi dan transportasi akan dilakukan secara terpadu agar sesuai sehingga per kelompok harus memiliki pemandu dan agen Saudi untuk menyediakan layanan.

Sebelumnya pada 18 Oktober 2020, Arab Saudi melanjutkan pembukaan ibadah umrah dengan meningkatkan kapasitas maksimal jemaah menjadi 75% untuk warga lokal dan asing yang sudah berada di Arab Saudi. Peningkatan kapasitas itu menandai masuknya fase kedua ibadah umrah di tengah pandemi virus korona (covid-19).

Pada fase pertama, kapasitas Masjid Agung di Mekah hanya boleh diisi maksimal 30% atau 6.000 orang per hari. Sedangkan di fase kedua, mereka menerima total 15 ribu jemaah umrah, atau sekitar 75% dari kapasitas yang dibolehkan di bawah protokol kesehatan covid-19. Setiap grup jemaah hanya mendapat waktu tiga jam untuk menyelesaikan semua ritual umrah. (Medcom.id/H-2)

Baca Juga

Dok.MI/Duta

Lima Fraksi Menolak, Pembahasan RUU Ketahanan Keluarga Dihentikan

👤Putra Ananda 🕔Selasa 24 November 2020, 16:23 WIB
Sebanyak 5 fraksi menyatakan tidak setuju pembahasan RUU KK dilanjutkan ke tingkat selanjutnya sebagai RUU inisiatif DPR. Ke-5 fraksi...
MI/CITRA LARASATI

Seleksi Guru PPPK untuk Tingkatkan Layanan pada Peserta Didik

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 24 November 2020, 15:15 WIB
Seleksi ini terbuka bagi guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang...
Antara/Raisan Alfarisi

Hari Guru Nasional, Komed Gelar Lomba Cipta Pembelajaran Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 15:01 WIB
Dari total peserta terdaftar, dewan juri menyeleksi berkas tersebut menjadi 15 nomine. Peserta yang masuk nominasi melakukan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya