Senin 26 Oktober 2020, 18:27 WIB

Ketaatan Terhadap Prokes di Pasar Tradisional Kupang Berkurang

Palce Amalo | Nusantara
Ketaatan Terhadap Prokes di Pasar Tradisional Kupang Berkurang

DOK MI
Ilustrasi

 

KETAATAN masyarakat terhadap protokol kesehatan covid-19 di pasar tradisional di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur terlihat mulai berkurang. Pantauan di Pasar Tradisional Kasih, Kelurahan Naikoten 1, Kota Kupang, Senin (26/10), masih banyak pedagang maupun pembeli terlihat tidak mengenakan masker saat melakukan transaksi jual-beli.

Para pedagang yang tidak mengenakan masker mengaku tetap membawa  masker di dalam tas. "Masker ada di dalam tas, kalau pakai masker sulit bernafas," kata Justina, pedagang pasar setempat, memberikan alasan  tidak mengenakan masker.

Dia mengatakan banyak pedagang tetap mengenakan masker, namun ada juga yang melepaskan maskernya. "Melepaskan masker bukan berarti kami tidak waspada," tambahnya.

Pedagang lainya, Yanto Missa menyebutkan baru akan mengenakan masker saat razia masker dari petugas. Menurut Dia, pada saat tertentu terutama pagi hari saat pengunjung pasar banyak, biasanya pedagang mengenakan masker.

Mereka baru melepaskan masker saat pengunjung berkurang terutama pada siang hari. "Kami melepaskan masker kalau merasa sudah aman atau ketika pengunjung pasar berkurang," katanya.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji minta masyarakat tidak meremehkan pandemi korona. Untuk mencegah penyebaran virus terus meluas, waga diingatkan menjalankan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).

Apalagi saat libur panjang akhir bulan ini, banyak orang akan mengunjungi destinasi wisata di luar Kota Kupang. Banyaknya orang yang berkunjung ke lokasi wisata, harus diantisipasi agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Selain 3M, Ernest minta masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata, mengendarai kendaraan pribadi karena dinilai aman dan steril dari  Covid-19. "Pengunjung maupun warga yang ada di lokasi itu diminta taat terhadap protokol kesehatan atau 3M," ujarnya. (R-1)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Bareskrim Selidiki Dugaan Cagub Sumbar Curi Start Kampanye

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 24 November 2020, 17:09 WIB
Pasangan calon gubernur Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni melakukan kampanye di luar jadwal melalui sebuah tayangan di program televisi nasional...
DOK USU

Dua Mengundurkan Diri, Empat Orang Ikuti Audisi Calon Rektor USU

👤Puji Santoso 🕔Selasa 24 November 2020, 17:06 WIB
Empat kandidat calon rektor akan memaparkan program kerja sesuai dengan visi dan misi USU apabila terpilih sebagai rektor USU periode...
DOK MI

Pemkab Sukabumi Serahkan Bantuan 1.315 Rapid Test Kit

👤Benny Bastiandy 🕔Selasa 24 November 2020, 16:54 WIB
Pelaksanaan Pilkada yang bersamaan pandemi covid-19, harus memberikan rasa aman dan nyaman. Tak hanya bagi penyelenggara, tapi juga kepada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya