Minggu 25 Oktober 2020, 12:10 WIB

Pernyataan Macron Sebabkan Produk Prancis Diboikot di Timur Tengah

Basuki Eka Purnama | Internasional
Pernyataan Macron Sebabkan Produk Prancis Diboikot di Timur Tengah

AFP/STR
Warga Kuwait memperlihatkan spanduk protes terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron.

 

SERUAN untuk memboikot produk Prancis bermunculan di dunia Arab setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron mengkritik kelompok Islam dan berjanji tidak akan melarang kartun Nabi Mohammad.

Pernyataan Macron pada Rabu (21/10) itu merupakan tanggapan atas pemenggalan Samuel Paty, seorang guru di luar sekolahnya di Paris, awal bulan ini, setelah guru itu menunjukkan kartun Nabi Mohammad di kelasnya saat mengajar mengenai kebebasan berpendapat.

Guru itu menjadi sasaran kampanye kebencian daring terkait materi pengajarannya.

Baca juga: Erdogan Ejek Macron, Prancis Tarik Duta Besar dari Turki

Pada Sabtu (24/10), Kementerian Luar Negeri Yordania mengecam terus berlangsungnya publikasi kartun Nabi Mohammad dengan alasan kebebasan berekspresi dan upaya mengaitkan Islam dengan terorisme.

Meski tidak secara langsung mengkritik Macron, Presiden Prancis itu menyebut Paty dibunuh karena 'Kelompok Islam ingin merebut masa depan kita'.

Namun, kelompok oposisi Yordania Partai Front Aksi Islam menuntut Macron meminta maaf dan meminta warga negara itu untuk memboikot barang produk Prancis.

Boikot serupa telah berlangsung di Kuwait dan Qatar.

Puluhan toko di Kuwait telah memboikot produk Prancis dengan gambar di media sosial memperlihatkan barang produk Prancis, seperti Kiri dan Babybel, disingkirkan dari rak toko.

Di Doha, pekerja toko menyingkirkan selai St Dalfour dan ragi Saf-Instant dari supermarket Al-Maera.

Al-Maera bersaing dengan jaringan supermarket Prancis Monoprix dan Carrefour di pasar Qatar.

Al Meera dan supermarket Qatar lainnya, Souq Al Balandi, Jumat (23/10), merilis pernuataan bahwa mereka akan menghilangkan produk asal Prancis dari toko mereka hingga pemberitahuan lebih lanjut. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/	TED ALJIBE

2021, Filipina Targetkan 60 Juta Warga Divaksinasi Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 24 November 2020, 14:50 WIB
Salah satu perusahaan yang berbasis di Inggris, AstraZeneca berkomitmen untuk dapat memasok hingga 20 juta vaksin ke...
AFP/John Cairns

UNICEF Gandeng 350 Mitra untuk Program Distribusi Vaksin Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Selasa 24 November 2020, 14:37 WIB
UNICEF akan mengoordinasikan pembelian dan pengiriman untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah secepat dan seaman...
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Luhut: AS Puji Kepemimpinan Jokowi di Masa Pandemi

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 24 November 2020, 14:29 WIB
Bahkan, kebijakan pemerintahan Jokowi dinilai layak menjadi contoh bagi negara lain. Pandangan pemerintah AS disampaikan ke Luhut saat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya