Sabtu 24 Oktober 2020, 13:12 WIB

Harga Bahan Pangan di Klaten Fluktuatif

Djoko Sardjono | Nusantara
Harga Bahan Pangan di Klaten Fluktuatif

MI/Djoko Sardjono
Pedagang Pasar Gede Klaten mengaku harga bahan pangan stabil.

 

HARGA bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Klaten, Jawa Tengah, fluktuatif pekan ini. Sementara itu, pedagang pasar mengeluh pembeli sepi di masa pandemi Covid-19.

Pantauan di Pasar Gede Klaten, Sabtu (24/10), harga beras C-4 biasa Rp10.000 per kilogram (kg), kualitas medium IR-64 Rp10.500 kg, dan beras premium Mentik Wangi Rp12.000 per kg.

Baca juga: Manado&Tomohon, Kota di Sulut dengan Kasus Baru Korona Terbanyak

Harga gula pasir Rp12.500 per kg, daging sapi kualitas I asal Klaten Rp120.000 dan kualitas II dari Boyolali Rp100.000 per kg, daging ayam Rp27.000 per kg, dan telur Rp22.000 per kg.

Kemudian, harga cabai rawit Rp13.000 atau naik Rp1.000 per kg, cabai besar turun dari Rp27.000 menjadi Rp24.000 per kg, dan harga cabai keriting naik Rp2.000 menjadi Rp24.000 per kg.

Pekan ini, harga bawang merah stabil Rp25.000 dan bawang putih Rp25.000 per kg, wortel Rp6.500 per kg, tomat Rp4.000 per kg, ketimun Rp4.000 per kg, dan kentang Rp11.000 per kg.

"Harga beras stabil, Pak. Tetapi, permintaan sepi karena habis panen raya. Lihat saja, stok beras saya masih banyak," kata Maryati, salah satu pedagang beras di Pasar Gede Klaten, Sabtu (24/10).

Senada disampaikan Ngatmi, pedagang sayur. Menurutnya, pengunjung pasar dalam beberapa pekan terakhir ini berkurang disebabkan situasi pandemi virus korona atau Covid-19.

"Tetapi, pasokan sayur ke pasar cukup banyak dan lancar hingga saat ini. Tidak ada masalah. Nah, soal harga fluktuatif atau naik turun tidak menentu setiap pekannya,"  ujarnya.

Pedagang daging sapi dan daging ayam pun terdampak pandemi Covid-19. Menurut Karjo, salah satu penjual daging sapi, pembeli daging turun drastis sejak muncul wabah tersebut.

"Sebelum pandemi tiap hari saya menyembelih satu ekor. Tapi, sekarang tidak. Karena pembeli sepi. Dan, daging dagangan ini dari teman jagal," kata pemilik kios daging sapi Rojo Koyo itu.

Baca juga: BKSDA Aceh Bebaskan Beruang Madu yang Terjerat Kawat

Meskipun pasar sepi, harga daging stabil. Untuk daging hasil rumah potong hewan (RPH) Klaten Rp120.000 per kg. Harga ini bertahan sejak turun dari Rp130.000 pascalebaran 2020.

Keluhan yang sama disampaikan Menik, penjual daging ayam. Dalam beberapa pekan ini pasar sepi. "Harga jual Rp27.000 per kg saat ini pun tidak laku. Lihat, dagangan masih banyak,"  ujarnya. (OL-6)
 

Baca Juga

 MI/PIUS ERLANGGA

Digitalisasi Penyiaran Merangkul kembali Wilayah 3T

👤 (RO/N-3) 🕔Rabu 25 November 2020, 01:00 WIB
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memperingatkan di era globalisasi ada indikasi lunturnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah...
anggoro

Ramai-Ramai Menolak Rizieq

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 25 November 2020, 00:55 WIB
RIZIEQ Shihab sepertinya harus berpikir matang untuk meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari...
Dok. Pemprov DKI Jakarta

Positif Covid-10 Magetan Tembus Melebihi 600 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:25 WIB
Jumlah warga Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif Covid-19 menembus angka 600 orang lebih setelah ada tambahan tiga pasien baru pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya