Kamis 22 Oktober 2020, 17:21 WIB

Pemprov DKI akan Tertibkan Bangunan di Bantaran Kali

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov DKI akan Tertibkan Bangunan di Bantaran Kali

Antara
Ilustrasi

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza menegaskan pihaknya akan meminta jajaran SKPD untuk lebih ketat mengawasi tanah-tanah pengembang yang membangun bangunan maupun properti di bantaran kali.

Sebabnya, belajar dari longsor yang terjadi di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 10 Oktober, ia melihat ada ketidakpatuhan pengembang terhadap aturan perda yang melarang masyarakat membangun bangunan di bibir kali. 

"Bangunan ini tidak boleh di bibir kali. Apalagi ini perumahan. Beda sama rakyat yang tidak punya uang, tidak punya tanah bangun di pinggir kali, itu beda. Ini pengusaha. Ini orang yang berkecukupan, kok bangun rumah di pinggir kali," ujar Ariza di Balai Kota, Kamis (22/10).

Ia sudah menginstruksikan kepada para wali kota untuk turun mengawasi wilayah-wilayah bantaran kali untuk mengawasi hal ini. Jika ditemui pelanggaran, ia meminta adanya sanksi tegas.

"Ini yang maksud kami yang harus ditertibkan. Tapi developer yang persis di pinggir sungai itulah yang perlu dicek kembali," ujarnya.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan kepastian pelanggaran aturan oleh pengembang itu didapat dari peninjauan langsung yang ia lakukan bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI ke lokasi. 

Sebelumnya, dinding turap pembatas perumahan Melati Recidence di Jalan Damai Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 10 Oktober longsor tergerus debit air anak Kali Setu.

Akibatnya, dinding itu longsor menutupi kali yang menyebabkan air kali terbendung hingga membuat air melimpas ke permukiman di sekitarnya. Beberapa rumah warga juga rusak berat akibat terkena longsoran. Sementara seorang warga tewas karena terkena longsoran tersebut. (OL-8)

Baca Juga

MI/Adi Kristiadi

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

👤Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB
DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang...
AFP

Kasus Baru Positif Korona di Jakarta Bertambah 1.015 Orang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 21:00 WIB
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 63 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 8.559...
Antara/Akbar Nugroho

DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 20:43 WIB
Bangkitnya sektor pariwisata bisa meningkatkan pertumbuhan pajak hotel dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya