Kamis 22 Oktober 2020, 01:50 WIB

IPB University akan Anugerahi Doni Monardo Doktor Honoris Causa

mediaindonesia.com | Humaniora
IPB University akan Anugerahi Doni Monardo Doktor Honoris Causa

ANTARA
Kepala BNPB Doni Monardo

 

IPB University segera menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.

"Pengabdian dan jasa beliau yang luar biasa bagi kemajuan ilmu pengetahuan khususnya di bidang ilmu pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan, pendidikan, pembangunan pertanian dalam arti luas serta kemanusiaan akan menjadi inspirasi bagi kita semua," kata Rektor IPB University Prof. Arif Satria dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (21/10).

Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan tersebut diputuskan dalam Rapat Pleno Senat Akademik (SA) IPB University pada Selasa (20/10). Sesuai Peraturan Senat Akademik IPB Nomor 05/2015 tentang Pemberian Gelar Doktor Kehormatan di Lingkungan IPB, Letjen TNI Doni Monardo dinilai pantas untuk memperoleh pengakuan dan penghargaan atas karya, prestasi, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa dalam bidang Iptek serta atas pengabdian dan jasanya yang luar biasa bagi kemajuan pendidikan, pembangunan dalam arti luas dan kemanusiaan.

Dalam perjalanan kariernya, Doni Monardo senantiasa memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan.

Dalam berbagai penugasan, baik saat mulai bertugas di Aceh, kemudian Danrem 061/Surya Kencana Bogor, selanjutnya sebagai Danjen Kopasus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sesjen Wantannas dan kini Kepala BNPB, diperoleh fakta bahwa Doni Monardo senantiasa berperan nyata dalam meningkatkan dan mengembalikan kualitas lingkungan hidup dan pengelolaan sumberdaya alam di Indonesia.

Paling tidak terdapat lima rangkaian kegiatan aksi yang dinilai luar biasa yakni, pertama membangkitkan kepedulian lingkungan dan memberikan pelatihan ketrampilan.

Kedua, memobilisasi sumber daya (resource mobilization) dan membangun jaring kerja kolaborasi (pentahelix). Ketiga, memulihkan dan merehabilitasi keanekaragaman hayati spesies dan ekosistem, keempat, membangun kolaborasi penegakan hukum dan kelima, melakukan advokasi kebijakan.

"Kelima kegiatan tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, terutama karena adanya kepemimpinan lingkungan yang kuat dan menonjol pada Letjen TNI Doni Monardo," ujar Arif Satria. (Ant/R-1)

Baca Juga

Yoseph Pencawan

Audisi Rektor, Dekan Fisip USU Paparkan Program

👤(PS/YP/H-3) 🕔Rabu 25 November 2020, 00:45 WIB
PROSES penjaringan calon Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) memasuki tahapan pemaparan program kerja,...
 ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.

Wisata Berbasis Ekosistem Gambut

👤 (SS/H-1) 🕔Rabu 25 November 2020, 00:35 WIB
JASA lingkungan, khususnya ekowisata, potensial untuk dikembangkan di ekosistem gambut dengan menyinergikan pengelolaan ekosistem...
MI/Susanto

Iuran BPJS tengah Dikaji

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 25 November 2020, 00:25 WIB
PEMERINTAH tengah menyiapkan penyusunan besaran iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang berbasis kebutuhan dasar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya