Rabu 21 Oktober 2020, 17:55 WIB

Dituding Sebarkan Hoax, Ketua PCNU Karawang Dilaporkan ke Polisi

Cikwan Suwandi | Nusantara
Dituding Sebarkan Hoax, Ketua PCNU Karawang Dilaporkan ke Polisi

MI/Cikwan Suwandi
Kuasa Hukum Partai Koalisi Pengusung Cellica-Aep menunjukan laporan Ketua PCNU Karawang KH Ahmad Ruhyat ke Polres Karawang.

 

PARTAI Koalisi pengusung Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh melaporkan Ketua PC NU Karawang, KH. Ahmad Ruhyat Hasby atas tudingan menyebarkan berita bohong paslon nomor urut 02.

Tulisan Kang Uyan panggilan akrab KH Ahmad Ruhyat dalam WhatsApp Grup (WAG) menuding Cellica dan PKS telah melakukan politik uang kepada lima kiai pimpinan pondok pesantren.

"Laporan itu telah tercatat di Polres Karawang dengan No: STTLP/1236/X/2020/JABAR/RES KRW. Hari ini koalisi partai pengusung Paslon nomor 2 melaporkan seseorang yang bernama ARH yang diduga telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik dan juga ada unsur berita bohong," ujar Kuasa Hukum Koalisi Partai Pengusuh Cellica-Aep, Dul Jalil, di Mapolres Karawang, Rabu (21/10/2020).

Terlapor diduga telah melakukan tindak pidana pencemaran nama baik seperti diatur dalam Pasal 311 KUHP dengan junto UU ITE pasal 27 ayat 3. Sementara dalam perbuatan penyebaran berita bohong, terlapor diduga melanggar Undang-undang Nomor 1 tahun 46 tentang peraturan hukum pidana.

"Dalam ini kami ajukan 2 delik sekaligus. Sementara alat bukti yang kami bawa hari ini adalah beberapa link berita dan print out dari berita tentang perbuatan terlapor," kata Dul Jalil.

Sementara itu Ketua Koalisi Partai Pengusung Cellica-Aep, Sukur Mulyono mengatakan ia melaporkan karena pernyataan KH. Ahmad Ruhyat Hasby dinilai telah merugikan Cellica-Aep.

"Kita melaporkan KH. Ahmad Ruhyat Hasby atas nama pribadinya bukan sebagai Ketua PCNU. Karena dalam sebuah media beliau mengakui jika ucapannya atas nama pribadi. Secara politik ini sangat merugikan kita, jika tidak kita melaporkan maka apa yang dituding beliau akan berkembang opini yang buruk kepada kita. Untuk itu kita ingin membuktikannya melalui jalur hukum," ungkap Mulyono.

Mulyono mengatakan telah menunggu langkah klarifikasi dan permintaan maaf dari Kang Uyan sapaan KH. Ahmad Ruhyat Hasby . Namun setelah beberapa hari setelah pernyataan dari Kang Uyan. Pihak koalisi tidak mendapatkan klarifikasi dan permintaan maaf. "Kita sudah menunggu klarifikasi tentang ini," ujarnya. (OL-13)

Baca Juga: DLH Serang Temukan Banyak Kejanggalan di Jeti MCA

Baca Juga

 MI/PIUS ERLANGGA

Digitalisasi Penyiaran Merangkul kembali Wilayah 3T

👤 (RO/N-3) 🕔Rabu 25 November 2020, 01:00 WIB
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat memperingatkan di era globalisasi ada indikasi lunturnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan di tengah...
anggoro

Ramai-Ramai Menolak Rizieq

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 25 November 2020, 00:55 WIB
RIZIEQ Shihab sepertinya harus berpikir matang untuk meninggalkan Jakarta dalam beberapa hari...
Dok. Pemprov DKI Jakarta

Positif Covid-10 Magetan Tembus Melebihi 600 Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 23:25 WIB
Jumlah warga Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif Covid-19 menembus angka 600 orang lebih setelah ada tambahan tiga pasien baru pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya