Rabu 21 Oktober 2020, 15:46 WIB

Aniaya Polisi, Dua Anak di Bawah Umur Tersangka

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Aniaya Polisi, Dua Anak di Bawah Umur Tersangka

Antara
Ilustrasi

 

DUA anak di bawah umur dan empat orang lainnya ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan seorang polisi, AJS, saat unjukrasa UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10) di depan Hotel Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.

Keenam tersangka yakni, SD,18; MF,17; MRR,21; Y,29;FA,24 dan AIA,25. Tiga tersangka terakhir menjadi penadah dan membantu menjual barang-barang milik korban.

Selain itu, polisi juga masih mengejar dua orang lainnya yang diduga terlibat dalam pengeroyokan itu.

"Ada lima orang yang melakukan penganiayaan dan dua lainnya masih DPO. Akan kita kejar," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, saat konferensi pers, Rabu (21/10).

Yusri mengatakan pada awalnya para tersangka yang sedang melakukan perusakan pos polisi dan halte busway terlibat perkelahian dengan warga sekitar. AJS yang selesai mengamankan aksi demo dan melintas di jalan tersebut berhenti untuk melerai perkelahian tersebut.

Baca juga : Terlibat LGBT, Brigjen EP Nonjob sampai Pensiun

Namun, niat baik itu justru menjadi bumerang bagi AJS. AJS malah menjadi sasaran dan dikeroyok oleh para tersangka.

"Yang bersangkutan kembali ke rumahnya tapi di tengah jalan lihat ada orang dipukuli saat mau melerai malah dianiaya oleh para pelaku," kata Yusri.

Tersangka yang mengetahui AJS adalah polisi kemudian merampok barang-barang milik korban, seperti telepon genggam, jam tangan, dan kartu identitas. Tersangka kemudian menjual telepon genggam itu Rp2.250.000.

"Usai memukul, MMR ini tahu korban anggota Polri. Dia ambil barang korban, lalu hapenya dijual pada tiga orang yang sekarang jadi tersangka ini," kata Yusri.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara. Lalu, Pasal 170 KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Kemudian, Pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Wagub DKI Klaim Pencopotan Spanduk FPI Kerja Sama Pemprov dan TNI

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 11:59 WIB
Karena saat pandemi, Satpol PP DKI Jakarta memilki beban kerja ganda selain menegakkan aturan ketertiban umum juga harus menegakkan aturan...
MI/Kisar Rajaguguk

Satpol PP Depok tidak Bergerak, Pembangunan di Sungai Berlanjut

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 24 November 2020, 11:15 WIB
Pemerintah Kota Depok sebelumnya melayangkan surat peringatan kepada pemilik bangunan yang mendirikan bangunan tanpa izin di badan Kali...
AFP/BAY ISMOYO

Polisi Analisa Hasil Pemeriksaan Saksi Terkait Kerumunan Rizieq

👤Siti Yona Hukmana 🕔Selasa 24 November 2020, 11:08 WIB
"Hari ini enggak ada pemeriksaan. Hari ini sifatnya rapat internal untuk menganalisa dan evaluasi dari hasil yang sudah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya