Selasa 20 Oktober 2020, 20:45 WIB

BNPT Ajak Ulama Ikut Tangkal Radikalisme

Antara | Nusantara
BNPT Ajak Ulama Ikut Tangkal Radikalisme

Dok. Istimewa
Kepala BNPT Boy Rafly Amar (kanan) berbicara saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur

 

BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak ulama untuk ikut menangkal radikalisme dan mengajak masyarakat untuk belajar agama demi negara.

"Kami mengajak para alim ulama untuk mencegah radikalisme dan terorisme dengan menggunakan upaya belajar agama sekaligus mencintai Indonesia," kata Kepala BNPT Boy Rafly Amar saat berkunjung ke Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (20/10).

Menurut dia, BNPT berupaya menyebarkan semangat ukhuwah Islamiyah kepada generasi muda, sebab merekalah yang akan memimpin bangsa ini ke depan. Islam juga mengajarkan demikian, karena Islam rahmatan lil alamin.

"Kami selalu berusaha menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin, untuk mengedepankan semangat ukhuwah Islamiah, ukhuwah basariyah, dan ukhuwah wataniyah kepada generasi muda karena kita mengetahui bersama generasi mudalah yang akan memimpin negara Indonesia di masa yang akan datang," kata dia.

Mantan Kapolda Banten itu juga berterima kasih kepada Pesantren Tebuireng karena sinergitas yang terjaga baik selama ini.

Boy Rafli berharap ke depan antara BNPT dengan Pesantren Tebuireng dapat mengadakan kegiatan guna menanamkan semangat dan nilai-nilai kebangsaan dengan beragama. Pesantren dinilainya sebagai tolok ukur kondisi keumatan, karena kiai yang dianggap sebagai ulama menjadi pusat rujukan umat dalam mencari teladan.


Baca juga:  Ditangkap, Guru Honorer Pencuri 51 Tablet Android


"Untuk itu kami mengajak para alim ulama untuk mencegah radikalisme dan terorisme dengan menggunakan upaya belajar agama sekaligus mencintai Indonesia," kata dia.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz menyambut baik ajakan BNPT untuk mengupayakan penangkalan radikalisme dan terorisme.

Gus Kikin, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa pesantren sangat mendukung upaya pemerintah guna menanggulangi terorisme dengan mengajarkan nasionalisme di kalangan santri sebagai generasi umat Islam Indonesia masa depan.

"Kami sangat mendukung upaya itu. Santri itu belajar agama sekaligus mencintai negerinya. Dari dulu pesantren sangat nasionalis dan ikut berjuang memerdekakan negara," kata Gus Kikin.

Acara bertajuk 'Silaturahim Kebangsaan BNPT Bersama Keluarga Besar Pondok Pesantren Tebuireng' digelar di gedung KH M Yusuf Hasyim, Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

Acara ini dihadiri oleh beberapa sivitas Pesantren Tebuireng dengan tetap menjaga protokol kesehatan covid-19. Selain jumlah peserta yang sangat terbatas, seluruh peserta juga diwajibkan memakai masker dan jaga jarak.

Rombongan BNPT juga sempat ziarah ke makam para masyayikh yang telah wafat di area pemakaman Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang. Di makam itu, beberapa tokoh nasional dimakamkan antara lain pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ari, tokoh nasional KH Wahid Hasyim, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Pengasuh PP Tebuireng almarhum KH Sholahudin Wahid atau yang akrab disapa Gus Sholah. (OL-15)

Baca Juga

MI/Cikwan Suwandi

Pasangan Cellica-Aep Tawarkan Program Tata Kelola Lingkungan

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 24 November 2020, 13:15 WIB
Aep mengatakan, Karawang memiliki Pegunungan Sanggabuana yang merupakan generator alam terpenting untuk sejumlah kabupaten khususnya...
ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

Ditemukan Jejak Macan di Merapi

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 24 November 2020, 13:05 WIB
Pekerja proyek perbaikan jalan akses pengungsian Singlar-Ngancar Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman menemukan...
Istimewa

Pemuda Pancasila Imbau Jangan Pasang Baliho Provokatif

👤Bagus Suryo 🕔Selasa 24 November 2020, 12:55 WIB
Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila di Kabupaten Malang, Jawa Timur mengimbau masyarakat jangan ikut-ikutan memasang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya