Senin 19 Oktober 2020, 09:23 WIB

Diduga Istimewakan Dua Jenderal, Kajari Jaksel Bakal Diperiksa

Siti Yona Hukmana | Politik dan Hukum
Diduga Istimewakan Dua Jenderal, Kajari Jaksel Bakal Diperiksa

ANTARA/Rommy S
Irjen Pol Napoleon Bonaparte (kedua kanan) dan Brigjen Pol Prasetijo Utomo (ketiga kanan) mengenakan baju tahanan.

 

KEPALA Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Selatan Anang Supriatna diduga memberikan perlakuan istimewa kepada dua jenderal polisi, Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo. Komisi Kejaksaan (Komjak) bakal memeriksa Anang untuk mengklarifikasi hal tersebut.

"Secepatnya (pemeriksaan) agar masyarakat dapat respon yang cepat dan akurat," kata Ketua Komjak Barita Simanjuntak saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (19/10).

Anang diduga telah memberikan perlakukan istimewa bagi kedua tersangka kasus suap penghapusan red notice Joko Tjandra dengan memberikan jamuan makan.

Baca juga: Kabareskrim Ajak Masyarakat Awasi Sidang Kasus Joko Tjandra

Menurut Barita, perlakuan istimewa itu tidak boleh diberikan kepada siapa pun. Sebab, semua orang memiliki hak dan kewajiban yang sama di hadapan hukum.

"Tidak ada yang diistimewakan berdasarkan prinsip equlity before the law dan due proces of law," tegas Barita.

Barita menegaskan jika pemberian makanan itu masuk dalam kategori perlakuan khusus bisa menjadi pelanggaran. Namun, merujuk pengakuan pada awal Anang, kata dia, pemberian makanan kepada kedua tersangka bukan pelanggaran.

"Tidak (pelanggaran) apalagi kalau sudah tiba waktu makan siang," tuturnya.

Barita mengatakan pemberian makanan itu wajib dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Justru para petugas yang tidak memberikan makanan dapat dikenakan sanksi.

"Malah wajib bagi setiap tahanan atau terdakwa sesuai standarnya, tentunya jadi wajar saja," ungkap dia.

Dugaan perlakuan istimewa ini muncul saat pengacara Brigjen Prasetyo Utomo, Petrus Bala Pattyona, mengunggah foto kliennya bersama Irjen Napoleon makan bersama di salah satu ruangan. Terlihat makanan yang tidak biasa diberikan kepada kedua tersangka. Terlebih ada beberapa piring berisi kue di meja makan tersebut.

Dua jenderal polisi itu dan pengusaha Tommy Sumardi dilimpahkan ke Kejari Jakarta Selatan pada Jumat (16/10). Sementara Joko Tjandra dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Keempat tersangka tengah menunggu jadwal sidang. (OL-1)

Baca Juga

ASN

Sikap Partisan ASN Hanya Boleh di Bilik Suara

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 02:05 WIB
Bilik suara menjadi tempat ASN untuk memilih orang yang dikehendaki sebagai pemimpin dapat disalurkan. Di luar bilik suara ASN tidak perlu...
DOK MI

Hak Kelompok Rentan harus Diatur Khusus Dalam Revisi UU Pemilu

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 01:40 WIB
Salah satu kelompok masyarakat rentan yakni masyarakat adat yang tinggal di hutan lindung. Mereka tidak bisa memberikan hak pilih karena...
Dok MI

Megawati Resmikan 13 Kantor dan Patung Soekarno

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 22:00 WIB
Megawati berpesan bahwa kantor partai harus menjadi pusat pengorganisasian seluruh kegiatan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya