Senin 19 Oktober 2020, 06:57 WIB

Muslimatun-Amin Bangun Desa Sampai Wangun

Agus Utantoro | Nusantara
Muslimatun-Amin Bangun Desa Sampai Wangun

MI/Agus Utantoro
Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman bersama Calon Bupati Sleman Sri Muslimatun.

 

DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta tertarik dengan program dan kegiatan yang diusung pasangan calon bupati/wakil bupati Sleman, Sri Muslimatun-Amin Purnama.

"Semangatnya kan ingin memberdayakan dusun dengan anggaran per dusun Rp100 juta. Saya tertarik sekali dengan program ini. Artinya, pembangunan di Sleman ke depan tidak akan jomplang dan merata di seluruh wilayah Sleman," kata Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman saat menghadiri undangan Warga RT 06 Ngentak, Sumberadi, Mlati, Minggu (18/10).

Pasangan calon bupati/wakil bupati Sleman ini diusung Partai Golkar, NasDem dan PKS ini bertekad membangun dusun nganti wangun. Gandung menjelaskan, dana dusun yang bersumber dari APBD Sleman tersebut akan diberikan kepada seluruh dusun dengan tujuan agar pembangunan di Sleman bisa merata. Dana tersebut berbeda dengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa.

"Jadi mohon program ini ditanggapi secara serius ini. Ini akan menjadi tantangan bagi masyarakat. Kalau program ini nanti sukses, nominalnya bisa ditambah setiap tahun karena tujuannya memang untuk mempercepat pembangunan dan kemajuan desa," kata Gandung.

Karena itu, lanjut Gandung, biarpun yang dia hadiri merupakan komunitas kecil (tingkat RT) ia akan terus memberikan edukasi dan pencerahan kepada masyarakat demi masa depan Sleman yang lebih baik. 

"Kami akan terus berjuang, memberikan edukasi politik dan pembelajaran demokrasi di masyarakat," tegas Gandung.

Calon Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sleman dinilai belum maksimal karena pembangunan belum merata. Untuk itu, katanya, sudah saatnya Sleman merealisasikan pembangunan dari dusun mulai sarana dan prasarana hingga infrastruktur untuk pemerataan pembangunan.

"Sudah saatnya menjadikan masyarakat di dusun-dusun sebagai subjek pembangunan. Dengan fokus pembangunan mulai dari dusun, target pemerataan dapat terlaksana. Konsep ini akan memberi peluang ekonomi  lokal berkembang," katanya.

baca juga: Ada Mobilisasi Massa di Tengah Pilkada

Menurutnya, jika dusun memiliki infrastuktur dan sarana prasarana yang baik, kegiatan ekonomi lokal akan mudah berkembang. Nantinya, setiap dusun memiliki anggaran sendiri, memilki badan usaha milik dusun, bank sampah dusun hingga balai budaya milik dusun. Semua potensi dusun harus digali agar bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi dusun. 

"Membangun dusun sampai wangun. Itu menjadi salah satu fokus yang akan akan dilakukan oleh Sri Muslimatun-Amin Purnama.

"Saya yakin, warga dusun di Sleman mampu mandiri, lebih sehat, bersih, rapi dan indah," tambah Sri Muslimatun. (OL-3)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Arnas Padda

Kasus Covid-19 di Sulsel Mulai Tinggalkan Zona Merah

👤Lina Herlina 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:35 WIB
Kasus covid-19 di Sulawesi Selatan memang mulai membaik, karena telah meninggalkan zona merah  namun warga harus tetap mematuhi...
MI/Kristiadi

Tiga Alat Deteksi Dini Longsor Rusak, Warga Harus Siaga

👤Akhmad Safuan 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:12 WIB
Ada tiga alat peringatan dini untuk tanah bergerak dalam keadaan rusak, maka saat hujan datang diharapkan warga tinggal di perbukitan di...
MI/Denny Susanto

Bambu Produk HHBK yang Menjanjikan

👤Denny Susanto 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:31 WIB
Dinas Kehutanan Kalsel telah mengembangkan sekitar 16 jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti berbagai jenis madu, olahan bambu (tusuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya