Minggu 18 Oktober 2020, 12:49 WIB

IHSG Pekan Depan Diperkirakan Menguat

Despian Nurhidayat | Ekonomi
IHSG Pekan Depan Diperkirakan Menguat

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
IHSG

 

DIREKTUR Anugerah Mega Investama Hans Kwee memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk memulai perdagangan pekan depan, Senin (19/10) menguat terbatas. Hal ini dipengaruhi oleh hadirnya beberapa sentimen, mulai dari vaksin dan perkiraan kinerja emiten yang lebih baik di kuartal III-2020.

"Adapun Support IHSG berada di level 5,067 sampai 5,001 dan resistane di level 5,182 sampai 5,200. Cenderung SOS bila IHSG menguat untuk bisa BOW kembali ketika IHSG koreksi," ungkapnya, Minggu (18/10).

Pekan depan pasar akan memerhatikan perizinan vaksin covid-19. Manajemen Pfizer Inc akan mengajukan izin vaksin covid-19 ke otoritas USA pada awal November. Vaksin Pfizer merupakan hasil pengembangan perusahaan bersama mitranya di Jerman, BioNTech. Perkembangan perizinan vaksin ini dikatakan menjadi sentimen positif di akhir pekan bagi bursa Eropa dan Amerika di tengah naiknya kasus covid 19. 

"Saat ini pasar sudah memasukan optimisme vaksin akan segera ditemukan dan segera distribusikan," kata Hans.

Sementara itu, harapan stimulus fiskal di AS juga menjadi perhatian pelaku pasar beberapa pekan ke depan. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin berbicara kepada Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan bahwa Presiden Donald Trump akan mempertimbangkan untuk menaikan jumlah bantuan pada paket stimulus fiskal US$1,8 triliun yang diusulkan sebelumnya.

Trump sempat meminta Kongres untuk mengesahkan RUU bantuan covid-19 dengan dikurangi dana sisa dari program kredit UKM yang kadaluarsa. Juru bicara Gedung Putih mengatakan anggota Senat dari Partai Republik akan mengikuti apa yang diinginkan Trump.

"Ada harapan terjadi kesepakatan paket stimulus fiskal untuk mendorong ekonomi AS keluar dari resesi," lanjutnya.

Selain itu, kandidat dari Partai Demokrat, Joe Biden, diperkirakan akan menang pemilihan presiden pada 3 November 2020. Beberapa jajak pendapat menempatkan Biden memimpin atas kandidat dari Partai Republik Donald Trump. Kemenangan ini akan mendorong paket stimulus ekonomi yang lebih besar dan mengurangi potensi perang dagang dengan Tiongkok. Selain itu pajak perusahaan di AS juga di perkirakan akan naik.

"Hal ini mendorong USD lebih lemah dan akan positif bagi pasar Emerging Market termasuk Indonesia," ujar Hans.

baca juga: Produk Budidaya Perikanan Indonesia Aman dari Residu

Dari dalam negeri, komentar Bank Dunia tentang Omnibus Law UU Cipta Kerja sangat positif. Bank Dunia menilai UU ini merupakan upaya konkret pemerintah Indonesia melakukan reformasi besar-besaran di sektor bisnis.  Aturan ini akan menjadikan Indonesia lebih berdaya saing dan mendukung aspirasi jangka panjang bangsa untuk menjadi masyarakat yang sejahtera. Penghapusan pembatasan yang berat pada investasi menandakan bahwa Indonesia terbuka untuk bisnis.

"UU ini dinilai dapat membantu menarik investor lebih banyak berinvestasi di Indonesia, mampu menciptakan lapangan kerja dan membantu Indonesia mengatasi masalah kemiskinan. Pelaku pasar keuangan sangat positif dengan UU ini sehingga penolakan keras akan menjadi sentimen negatif bagi pasar," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

Setkab

Investasi Mengalir, Hipmi Apresiasi Kinerja BKPM

👤Iam/E-3 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 04:49 WIB
Realisasi investasi tersebut secara year on year (yoy) tumbuh 1,6% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada triwulan III 2019 dengan...
DOK. YBM BRI

YBM BRI Beri Modal Usaha ke UKM Kepulauan Seribu

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 04:20 WIB
untuk mengembangkan potensi dan kemandirian usaha mustahik melalui kegiatan...
Dok. Pribadi

FIKSI 2020 Lahirkan Calon Wirausahawan Muda Indonesia

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 00:25 WIB
Meski di tengah situasi pandemi Covid-19, para peserta FIKSI 2020 telah menghasilkan rencana bisnis dan rintisan usaha-usaha...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya