Minggu 18 Oktober 2020, 12:00 WIB

Tahun Depan, Kota Sukabumi Anggarkan 30% untuk Covid-19

Benny Bastiandy | Nusantara
Tahun Depan, Kota Sukabumi Anggarkan 30% untuk Covid-19

MI/BENNY BASTIANDY
Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Masker di Kota Sukabumi

 

PENANGANAN covid-19 tahun depan masih jadi fokus perhatian Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat. Karena itu, setiap perangkat daerah tetap mengalokasikan anggaran sebesar 30% untuk penanganan covid-19.

Kepala Bidang Ekonomi dan Pendanaan Pembangunan Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Yudi Sutriana, menjelaskan pengalokasikan anggaran sebesar 30% di setiap perangkat daerah untuk penanganan covid-19 terlihat saat dilakukan penyesuaian perencanaan APBD 2021. Perencanaan itu sudah sesuai dengan instruksi wali
kota yang disampaikan melalui surat edaran.

"Jadi, untuk tahun depan masih ada pengalokasikan anggaran penanganan
covid-19," tegas Yudi, Minggu (18/10).

Anggaran penanganan covid-19 di setiap satuan kerja perangkat daerah  pada tahun depan memang tidak sebesar tahun ini. Refocusing pada awal pandemi membuat setiap SKPD menganggarkan penanganan covid-19 hingga 70%.

Yudi menambahkan, dampak lain pandemi adalah terjadinya penurunan anggaran dana transfer daerah dari pemerintah pusat. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan telah mengeluarkan rincian
Transfer ke Daerah dan Dana Desa untuk kota dan kabupaten se
Indonesia.

"Misalnya DAU (dana alokasi umum), kami sebelumnya mengasumsikan sebesar Rp496 miliar untuk tahun depan. Tapi ternyata turun menjadi Rp478 miliar. Sementara dana bagi hasil pajak, yang diprediksi mencapai Rp61 miliar, berkurang tinggal Rp52 miliar," bebernya. (N-3)

Baca Juga

Dok DPW NasDem Kalteng

NasDem Kalteng Perkenalkan Paslon Sugianto-Edy

👤Surya Sriyanti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 07:07 WIB
Sembari melihat kebun warga, NasDem Kalteng juga menyampaikan bahwa paslon nomor urut 2 ini memiliki kekuatan pendukung 33 kursi dari 45...
MI/Hijrah Ibrahim

Langgar Netralitas, 98 ASN di Malut Diadukan ke KASN

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:36 WIB
Dari 98 ASN yang terbukti melanggar netralitas pilkada itu, terbanyak berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula disusul Halmahera Timur,...
MI/Arnoldus Dhae

Wamen LHK Beri Nama Buaya yang Lahir di Bali Safari Park

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:49 WIB
Buaya Sinyulong dikategorikan rentan atau vulnerable dalam daftar merah IUCN karena populasinya kurang dari 2.500 individu dan terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya