Sabtu 17 Oktober 2020, 16:55 WIB

Diskualifikasi Paslon Nomor Urut 2 Pilkada Ogan Ilir Dinilai Tepat

Dwi Apriani | Nusantara
Diskualifikasi Paslon Nomor Urut 2 Pilkada Ogan Ilir Dinilai Tepat

DOK MI
Ilustrasi

 


KEPUTUSAN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Ilir yang mendiskualifikasi pasangan nomor urut 2 Pilkada Oan Ilir, Ilyas Panji Alam dan Endang PU Ishak dinilai tepat. Keputusan KPU berdasarkan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu Ogan Ilir itu merupakan upaya menegakkan aturan hukum pilkada demi terciptanya penyelenggaraan pilkada Ogan Ilir yang jujur dan adil.

Hal itu diungkapkan tim advokasi pasangan calon nomor urut 1, Panca Wijaya Akbar dan Ardani. Ketua Tim Advokasi Paslon Panca-Ardani, Dhabi K Gumairah mengatakan, pembatalan tersebut merupakan akibat dari tindakan calon bupati petahana Ilyas Panji Alam yang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan kedinasannya untuk mengkampanyekan di Pilkada saat ini.

"Dengan begini, Pilkada Ogan Ilir menjadi tidak fairness dan tidak demokratis. Karena itu, menurut kami pembatalan paslon tersebut adalah tepat agar pilkada tahun ini berjalan jujur dan adil," ujar Dhabi, Sabtu (17/10).

Kubu pasalon Panca-Ardani yang didukung oleh Partai Nasdem, Demokrat, PAN, PPP, PKS, PKB, Perindo, dan Berkarya membeberkan memiliki berbagai alat bukti terkait kecurangan yang dilakukan paslon nomor urut 2. Diantaranya, penggunaan program pemerintah tanggap darurat bencana Covid-19 sebagai alat kampanye.

Kemudian, menggunakan kegiatan kedinasan pelantikan pengurus Karang Taruna untuk mensosialisasikan pencalonannya. Juga telah penggantian pejabat enam bulan sebelum masuk tahapan pilkada.

"Karena itu, kami tim advokasi dari paslon Panca-Ardani menilai putusan KPU Ogan Ilir dan Bawaslu Ogan Ilir ini telah tepat dan benar serta telah memenuhi rasa keadilan masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Ogan Ilir, Massuryati mengatakan, pihaknya akan terus melaksanakan tahapan pilkada. Pihaknya pun telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) setelah melakukan rekapitulasi yang dilaksanakan secara transparan dan disaksikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ogan Ilir.

Dari hasil rekapitulasi, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Ogan Ilir ditetapkan sebanyak 294.729 orang. "Jumlah DPT sebanyak 294.729 orang ini berdasarkan rekapitulasi dari jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 295.914. Artinya ada selisih 1.185 orang dari hitungan jumlah DPS ke DPT ini," pungkasnya. (R-1)

 

Baca Juga

Dok. Polri

Arus Mudik Landai, Kakorlantas: Masyarakat Makin Sadar Kesehatan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 00:40 WIB
Ia melihat kondisi arus mudik libur panjang yang menuju Jawa Tengah hingga malam hari terpantau landai. Belum ada peningkatan volume arus...
Antara

Peternak Merugi Ratusan Ekor Babi Mati Mendadak di Lembor

👤John Lewar 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:50 WIB
PETERNAK babi di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat  di Nusa Tenggara Timur (NTT), resah karena kematian mendadak hewan...
Dok MI

Waktu Tunggu Ekspor dari Belawan Dipangkas Lebih Cepat Dua Hari

👤Yoseph Pencawan 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 23:40 WIB
"Waktu tunggu atau dwelling time harus cepat dan biaya harus murah agar produk kita makin memiliki berdaya saing ," kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya