Sabtu 17 Oktober 2020, 03:40 WIB

Demi Gerakan 3M, ASN Sukabumi Dimobilisasi

(BB/HS/BK/DW/N-3) | Nusantara
Demi Gerakan 3M, ASN Sukabumi Dimobilisasi

(Benny Bastiandy)
Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Masker di Kota Sukabumi

 

ACHMAD Fahmi terus bergerak menanggulangi pandemi covid-19 dan dampaknya. Wali Kota Sukabumi, Jawa Barat, itu juga menggerakkan para aparatur sipil negara, anak buahnya, untuk terus menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan.

"Kami lakukan mobilisasi ASN. Mereka disebar ke kelurahan-kelurahan untuk menyosialisasikan Gerakan 3M," ujarnya, kemarin.

Sosialisasi penerapan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun itu wajib dilakukan setiap perangkat daerah. Di lingkungan Pemkot Sukabumi, mereka memiliki kelurahan-kelurahan binaan.

Tugas inilah yang bisa dimanfaatkan untuk mengedukasi masyarakat melakukan upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19.

Teknis edukasi dan sosialisasi dilakukan di tempat dan bergerak. Sosialisasi secara mobile dilakukan dengan menggunakan pelantang suara di kendaraan dan berjalan kaki. Petugas menyampaikan pencegahan dan pengendalian covid-19 kepada masyarakat di setiap kelurahan binaan.

"Sosialisasi dan edukasi tidak hanya dilakukan di kawasan lingkungan masyarakat. Langkah serupa dilakukan juga di pusat-pusat aktivitas masyarakat, seperti di pasar tradisional maupun di pusat perbelanjaan modern," tambah Fahmi.

Hasilnya, ternyata kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan di Kota Sukabumi berangsur meningkat. Sebagian besar masyarakat sudah melakukan perubahan perilaku, setidaknya menggunakan masker.

Kesadaran warga menggunakan masker membuat Kapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Komisaris Besar Sumardji optimistis daerah itu akan berubah dari zona oranye ke zona kuning. "Dalam waktu dekat bisa tercapai. Kesadaran warga menjalankan protokol kesehatan semakin tinggi."

Sosialisasi dan edukasi juga dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, hingga ke wilayah perbatasan. Kemarin, dipimpin ketuanya, Beni Hernedi, mereka melakukannya untuk warga Suku Anak Dalam di perbatasan Jambi. (BB/HS/BK/DW/N-3)

Baca Juga

ANTARA/Adwit B Pramono

Usai Sosialiasi, Tol Mando-Bitung Bakal Mulai Bertarif

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 22:10 WIB
Lalulintas Harian Rata-rata (LHR) jalan tol ini adalah 8.107 kendaraan, dan tertinggi tercatat di hari Sabtu (10/10) sebanyak 10.571...
Ilustrasi

Sejumlah Proyek Pemkot Surabaya Dinilai Tanpa Perencanaan Matang

👤Syaikhul Hadi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 21:59 WIB
Pembangunan jembatan yang menghabiskan dana APBD Kota Surabaya sebesar Rp 208 miliar itu saat ini kondisinya tidak difungsikan, bahkan...
 ANTARA/Asep Fathulrahman

11 Penambang Rakyat Tewas Tertimbun Bukit Runtuh

👤Dwi Apriani 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 21:35 WIB
Para penambang tertimbun bukit yang runtuh saat menuju lokasi tambang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya