Sabtu 17 Oktober 2020, 03:10 WIB

Helmi-Muslihan Diunggulkan

Marliansyah | Nusantara
Helmi-Muslihan Diunggulkan

ANTARA FOTO/DAVID MUHARMANSYAH
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah (kedua dari kanan) dan Rosjonsyah (kanan), menyerahkan berkas.

 

PEMILIHAN Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu pada 9 Desember nanti tampaknya tidak berbeda dengan Pilgub 2015 yang hanya diikuti dua pasangan calon. Lima tahun lalu, Ridwan Mukti-Rohidin Mersyah head to head dengan Sultan Najamuddin-Mujiono. Pengamat politik dari Universitas Bengkulu Jarto Tarigan MS mengatakan pilgub Bengkulu kali ini pun akan diikuti dua paslon. Mereka ialah Helmi Hasan (Wali Kota Bengkulu)-Muslihan S (mantan Bupati Rejang Lebong dan Bengkulu Utara) serta Rohidin Mersyah (petahana)-Rosjonsyah (Bupati Lebong). Rohidin ialah wakil gubernur yang naik takhta menggantikan Ridwan yang tersangkut oleh kasus korupsi.

“Saat ini masih dua pasangan, tetapi bisa jadi tiga ditambah Agusrin Maryono Najamudin (mantan gubernur) dan Imron Rosyadi (anggota DPRD Bengkulu 2019-2024 dan mantan Bupati Bengkulu Utara),” katanya.

KPU mencoret Agusrin saat pengumuman penetapan paslon pada 23 September lalu. Dia tidak memenuhi syarat karena belum genap lima tahun selewat menjalani masa hukuman setelah divonis bersalah melakukan korupsi pada 2012. Namun, Agusrin melayangkan gugatan ke Bawaslu Bengkulu dan hari ini, keputusan atas gugatan itu akan diumumkan.

Jika hanya diikuti dua pasangan, terang Jarto, Helmi Hasan-Muslihan dinilai akan unggul. Keduanya bakal menang tipis atas Rohidin-Ronjonsyah. Salah satu faktor kekuatan Helmi ialah pengalaman dan kepuasaan masyarakat atas kepemimpinan dan pembangunan selama menjadi Wali Kota Bengkulu selama dua periode. Sebaliknya, petahana Rohidin selama memimpin Bengkulu dinilai tak maksimal. Salah satu catatan buruknya ialah pembangunan yang terhenti akibat defisit anggaran mencapai Rp170 miliar selama 2017-2020.

Kedua cagub merupakan petinggi partai di Bengkulu. Helmi Hasan ialah Ketua DPW PAN dan Rohidin Ketua DPD Golkar Provinsi Bengkulu. “Jika head to head, Helmi tetap unggul secara kekuatan partai ataupun pengalaman,” kata Jarto.

Saat ini, imbuh dia, masyarakat Bengkulu cukup pintar dalam memilih pemimpin dan sudah dapat melihat serta merasakan baik kemajuan maupun kemunduran suatu daerah. Masyarakat akan menilai dengan melihat perubahan-perubahan apa saja yang dicapai.

Ketua KPU Provinsi Bengkulu IrwanSyaputra, Kamis (15/10), mengatakan pilgub tahun ini hanya diikuti dua paslon yang telah memenuhi seluruh syarat. “Saat pendaftaran ada tiga bakal pasangan calon yang mendaftar. Helmi Hasan-Muslihan DS dan Rohidin Mersyah-Rosjonsyah Sahili dinyatakan memenuhi syarat, sementara Agusrin Maryono Najamudin-Imron Rosyadi tidak memenuhi syarat.’’


Optimistis

Dalam undian, Helmi-Muslihan mendapatkan nomor urut 1. Rohidin-Rosjonsyah nomor urut 2. Helmi yang merupakan adik Ketua Umum PAN dan Wakil Ketua MPR, Zulkifli Hasan, pun optimistis bakal mendapat kepercayaan dari rakyat Bengkulu. Menurutnya, ada 20 kunci kebahagiaan, salah satunya peduli anak yatim, dan itulah yang menjadi alasannya maju kontestasi.

ANTARA FOTO/DAVID MUHARMANSYAH

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu Helmi Hasan (kedua dari kanan) dan Muslihan (kanan) menyerahkan berkas kepada Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra (kiri) saat mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di Kantor KPU Bengkulu, Bengkulu, Sabtu (5/9). Pasangan Helmi-Muslihan diusung PAN, Partai Hanura, dan NasDem.

 

‘’Agar setiap anak yatim di Provinsi Bengkulu, apa pun sukunya, apa pun agamanya, insya Allah akan mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Masyarakat sangat mengharapkan adanya perubahan, baik itu di pembangunan maupun kemajuan di sektor lainnya dengan program satu desa satu ambulans dan jalan mulus dapat terealisasi,” kata Helmi.

Sebagai petahana, Rohidin tak kalah optimistis. Dengan mengusung tagline Bengkulu maju, Bengkulu sejahtera, dan Bengkulu hebat, dia dan Rosjonsyah siap melanjutkan pembangunan.

“Tujuan saya kembali maju dalam pilkada serentak 2020 ini tidak lain hanya untuk mengabdi dan membawa perubahan, kemajuan signifikan, demi kesejahteraan masyarakat Bengkulu,” tandas Rohidin. (X-8)

Sumber: KPU/Tim Riset MI-NRC

 

Baca Juga

MI/WIDJAJADI

Realitas Politik Kalahkan Idealisme Demokrasi

👤Widjajadi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:20 WIB
Demokrasi menjadi tidak sehat ketika muncul hegemoni suatu partai. Inilah realitas politik dalam pilkada...
ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Kotak Kosong, Antara Makassar dan Soppeng-Gowa

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:15 WIB
Pasangan calon pilkada Kabupaten Soppeng dan Gowa, Sulawesi Selatan, bermodal kuat dengan menyapu bersih dukungan seluruh partai pemilik...
DOK MI

Survei: Danny Pomanto-Fatmati Rusdi Unggul di Pilkada Makassar

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 02:50 WIB
Dari hasil survei, masih ada 49 persen pemilih di Pilkada Kota Makassar Sulawesi Selatan yang bisa saja mengubah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya