Sabtu 17 Oktober 2020, 03:40 WIB

Juliari Batubara Ucapkan Terima Kasih

Suryani Wandari Putri | Humaniora
Juliari Batubara Ucapkan Terima Kasih

ANTARA
Menteri Sosial Juliari Batubara

 

DITUNJUK Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Sosial pada 23 Oktober setahun yang lalu, Juliari Batubara, 48, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak telah membantunya dalam mengemban amanah negara.

Juliari mengatakan, tanpa bantuan semua pihak, khususnya para stafnya di Kementerian Sosial, ia merasa tidak bisa melakukan apaapa. “Pertama, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada teman dan sahabat di Kemensos, dari eselon 1 sampai bawah karena kalau tanpa mereka saya tidak bisa apa-apa,” ungkap Juliari dalam bincang-bincang virtual berjudul Indonesia Bicara: Efek Bergulir Bantuan Sosial, Kamis (15/10).

Juliari yang sebelumnya dikenal sebagai politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengatakan dukungan dari rekan-rekannya di Kemensos memperlancar tugas yang ia jalani. Sebagaimana diketahui, Kemensos menjadi salah satu kementerian yang bekerja keras untuk memulihkan kondisi masyarakat di tengah pandemi covid-19.

“Tidak ada satu hari pun pekerjaan saya merasa berat, mereka juga terlihat nyaman. Karena memang bagi saya, jika tidak ada kenyamanan satu dengan yang lain, sulit untuk melakukan apa-apa,” kata dia.

Apalagi, lanjutnya, menjalankan program di tengah pandemi ini bukan pekerjaan mudah, mengingat memberikan bantuan masif kepada masyarakat memiliki tantangan tersendiri. “Kami dituntut cepat dan tepat sasaran. Kalau tidak ada kepercayaan, mustahil bekerja secara efektif. Saya bersyukur didukung,” imbuhnya.

Juliari juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kementerian lain dan media yang memberikan kritikan kepadanya. “Saya lihat media juga sangat objektif pada Kemensos, kritik itu juga membantu kami menjalanakan kinerja kami,” lanjut Juliari yang juga pernah menjadi anggota DPR.

Pada prinsipnya, ia mengatakan saat bekerja, hati harus selalu gembira. Jika terlalu serius, ia menilai akan mudah stres yang bakal memengaruhi kinerjanya. “Pada saat menolong orang, hati kita harus gembira juga, jadi tercipta aura yang positif,” kata Juliari.


Optimistis

Di balik bergulirnya bantuan sosial yang diberikan Kemensos kepada masyarakat untuk mengurangi dampak covid-19, Juliari mengatakan ada hikmah yang bisa dipetik dari kejadian tersebut.

Ia menilai pandemi covid-19 membawa masyarakat Indonesia menjadi lebih setia kawan dan tak segan untuk saling membantu sesamanya. “Kebetulan saya turun langsung ke lapangan saat membagikan bantuan. Saya selalu tanya apakah warga rela memberikan bantuan kepada tetangga yang belum mendapatkan bantuan. Dari semua yang saya tanya, mereka bilang bersedia,” kata dia.

Ia optimistis covid-19 akan mengubah perilaku masyarakat sehingga persatuan, nilai kegotongroyongan, dan kesetiakawanan dalam masyarakat semakin kuat. “Dengan pemulihan, lambat laun kondisi bisa kembali ke normal dan kita menjadi bangsa yang unggul kuat, bersatu melalui cobaan yang berat menjadi bangsa yang lebih kuat,” pungkasnya. (H-3)
 

Baca Juga

ANTARA/FB Anggoro

253 Orang Gugur, IDI Desak Pemerintah Serius Lindungi Nakes

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:14 WIB
Jumlah itu terdiri dari 141 dokter, 103 perawat, dan sembilan dokter...
Ist

Dorong Kelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:11 WIB
Saat ini, kehadiran Su­ngai Kalisari Kampung Pelangi perlahan menjadi objek wisata lokal baru yang mampu menggerakkan ekonomi...
MI

Gerakan Pungut Sampah Mendongkrak Ekonomi Masyarakat

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:52 WIB
Aktivis daur ulang Prevented Ocean Plastic, Alvaro Aguilar menilai gerakan memungut sampah yang dilakukan di Pulau Dewata itu merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya