Sabtu 17 Oktober 2020, 01:55 WIB

Trump-Biden Soroti Covid-19

Nur Aivanni | Internasional
Trump-Biden Soroti Covid-19

AFP
Kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden (kanan) hadir di Pusat Konstitusi Nasional, Philadelphia, Kamis, (15/10)

 

KANDIDAT presiden dari Partai Demokrat Joe Biden mengkritik Presiden Donald Trump terkait dengan respons dalam menangani pandemi virus korona. 

Sebaliknya, Trump membela apa yang telah dilakukannya dalam menangani pandemi yang telah menewaskan lebih dari 216 ribu orang Amerika. Biden berbicara dalam wawancara yang disiarkan saluran televisi yang berbeda dengan Trump. 

Itu dilakukan setelah debat capres yang semula dijadwalkan pada pekan ini dibatalkan. Saat berbicara kepada pemilih di Philadelphia di saluran televisi ABC, Biden menyalahkan Trump karena menyembunyikan data soal mematikannya virus yang telah menewaskan lebih dari 216 ribu orang di Amerika Serikat.

“Dia (Trump) mengatakan dia tidak memberi tahu siapa pun karena dia takut orang Amerika akan panik,” kata Biden. 

“Orang Amerika tidak panik. Dia panik,” tambahnya.

Sementara itu, Trump membela responsnya terhadap pandemi serta perilaku pribadinya, termasuk menggelar acara di Rose Garden, Gedung Putih, dengan hanya sedikit orang yang mengenakan masker atau menjaga jarak sosial.

“Hei, saya presiden, saya harus bertemu orang, saya tidak bisa berada di ruang bawah tanah,” kata Trump di saluran televisi NBC di depan para pemilih di Miami.

Dalam kesempatan tersebut, Trump tidak menjawab pertanyaan tentang terakhir kali dia dites negatif sebelum terkena virus korona, dengan mengata kan dia tidak ingat persis. Trump juga menolak untuk mengecam kelompok Qanon dan menghindari pertanyaan tentang  penyelidikan koran New York Times selama dua dekade atas pengembalian pajaknya, yang telah dia tolak untuk dirilis ke publik.

Trump menarik diri dari rencana debat kedua akibat penyelenggara memutuskan untuk mengubahnya ke dalam format virtual setelah diagnosisnya terkait dengan covid-19 dua minggu lalu. Debat terakhir masih dijadwalkan pada 22 Oktober di Nashville, Tennessee.

Sekitar 18,3 juta orang Amerika saat ini telah memberikan suara baik secara langsung atau melalui surat, mewakili 12,9% dari total suara  yang dulu dihitung dalam Pemilihan Umum 2016. Para pemilih berusaha menghindari antrean langsung pada hari pemilihan untuk tetap aman karena infeksi virus korona dan rawat inap terus meningkat, tetapi juga memastikan surat suara mereka akan dihitung.


Hentikan kampanye

Calon wakil presiden dari Partai Demokrat AS, Kamala Harris, akan membatalkan rencana perjalanannya hingga Minggu (18/10) setelah salah satu anggota stafnya dinyatakan positif covid-19.

Harris, yang menurut tim kampanyenya dinyatakan negatif virus korona, telah merencanakan jadwal perjalanan yang agresif menjelang pemilihan pada 3 November. Dia dijadwalkan tampil di North Carolina, tetapi tim kampanye mengatakan mereka mengetahui soal direktur komunikasi Harris, Liz Allen, dan seorang anggota awak penerbangan yang dinyatakan positif korona. Keduanya melakukan perjalanan dengan Harris selama perjalanan kampanye di Arizona pada 8 Oktober.

“Harris tidak melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi selama dua hari sebelum mereka didiagnosis,” kata tim kampanye Biden.

Harris mengenakan masker selama penerbangan bersama Allen dan anggota kru penerbangan tersebut, yang keduanya dinyatakan negatif sebelum dan sesudah penerbangan. (AFP/X-11)
 

Baca Juga

OZAN KOSE / AFP

Tidak Ada Korban WNI Dalam Gempa Turki

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 06:12 WIB
KBRI Ankara menyatakan sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa bumi bermagnitudo 7 di wilayah Aegea,...
OZAN KOSE / AFP

Gempa Turki Tewaskan 6 Orang dan 202 Terluka

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 05:15 WIB
Laporan Kepresidenan Manajemen Bencana dan Keadaan Darurat Turki melaporkan enam orang tewas dan 202 terluka akibat gempa kuat mengguncang...
AFP/IHLAS NEWS AGENCY

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Yunani dan Turki

👤AFP/Wan/bbc.com/X-7 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 03:07 WIB
Setidaknya ada 20 bangunan runtuh di Kota Izmir, 6 tewas, dan lebih dari 200 luka-luka. Video di media sosial menjadi viral yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya