Jumat 16 Oktober 2020, 10:55 WIB

Penutupan SLI Operasional Provinsi Jawa Tengah 2020

Ferdian Ananda Majni | Nusantara
Penutupan SLI Operasional Provinsi Jawa Tengah 2020

ANTARA/ANIS EFIZUDIN
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kanan) bersama Bupati Temanggung HM AL Khadziq berbincang tentang bawang merah saat panen.

 

STASIUN Klimatologi Kelas I Semarang, Jawa Tengah telah melaksanakan kegiatan SLI Operasional tahun ini selama satu musim tanam komoditas tembakau di Desa Legoksari, komoditas Cabai di Desa Kalimanggis, serta komoditas tomat di Desa Jogoyasan, Kabupaten Magelang. Hal ini disampaikan dalam acara Penutupan SLI Operasional Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020 yang dilaksanakan di Kabupaten Temanggung.

Kepala Stasiun Klimatologi Semarang, Tuban Wiyoso, menyampaikan bahwa SLI Operasional pendampingan tumpang sari kopi tembakau yang akan dilaksanakan ini merupakan kelanjutan dari SLI bawang merah di Desa Legoksari Kec. Tlogomulyo Kab. Temanggung yang sudah dipanen pada 6 Juni lalu.

Baca juga: BMKG Gelar Sekolah Lapang Iklim Virtual untuk Petani Jateng

“Kegiatan SLI pendampingan ini dilaksanaan karena pada saat SLI bawang merah belum semua materi bisa disampaikan secara optimal disebabkan adanya pandemi covid-19”, ujar Tuban.

Pada pelaksanaan kegiatan SLI Operasional ini, lanjut Tuban, target peserta kegiatan difokuskan pada kelompok tani binaan. Kegiatan itu juga dilakukan secara berkesinambungan selama beberapa tahun ke depan dan menggandeng dinas pertanian setempat.

"SLI Operasional ini diikuti oleh 27 petani unggulan yang ada di beberapa desa di Kecamatan Tlogomulyo (15 orang dari Desa Legoksari, 4 orang dari desa Langgeng, 4 orang dari Desa Losari dan 4 orang dari Desa Pagersari) dan 3 orang PPL dari BPP Tlogomulyo. Sementara tanaman kopi dan tembakau berada di lahan petani di Desa Legoksari," lanjutnya.

Bupati Temanggung HM Al Khadziq menyampaikan, secara umum kondisi tanaman tembakau dan olahan tembakau bagus, serta produksi per luasan meningkat. Tetapi Informasi akan terjadi kemarau basah menjadikan harga jual pasar tembakau kering cenderung rendah, rata-rata Rp45.000 - Rp50.000.

“Walaupun kadar air tembakau tinggi, di kawasan Legoksari dan sekitarnya masih bisa menghasilkan Grade F bahkan ada yang Grade G (tembakau yang memiliki warna hitam mengkilap dan aroma keras)”, tambahnya.

Kepala Stasiun Klimatologi Semarang juga menambahkan, hujan yang pernah terjadi di musim kemaru pada Agustus merangsang munculnya bunga di tanaman kopi. Melalui informasi prakiraan hujan yang disampaikan BMKG pada bulan Agustus, petani dapat menentukan waktu petik untuk mendapatkan daun dengan kualitas yang baik sebelum terkena hujan. Selain itu, petani bisa menentukan waktu terbaik merajang tembakau untuk memperoleh pengeringan yang optimal.

Sementara itu, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, juga menyampaikan peluang terjadinya La Nina. Kondisi tersebut tentunya dapat berpotensi meningkatkan curah hujan 20%-40% di sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan presiden pun sudah mengingatkan untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi yang dapat dipicu oleh dampak adanya La Nina.

“BMKG sudah menghitung seberapa besar dampak La Nina terhadap potensi peningkatan curah hujan, termasuk di wilayah Jawa. Yang akan mengalami kenaikan 20%-40% tersebut sebagian besar di wilayah Jawa bagian selatan dan timur. Untuk wilayah Temanggung, alhamdulillah Pak Bupati, peningkatannya tidak signifikan. Meski begitu tetap harus waspada, karena tanpa La Nina pun curah hujan bulanan di Kabupaten Temanggung  termasuk kategori tinggi, sehingga  beberapa titik di wilayah itu  rawan longsor saat musim hujan, terutama pada lereng pegunungan,” jelas Dwikorita.

"Berdasarkan informasi tersebut maka perlu diwaspadai bersama potensi curah hujan yang akan terjadi dan dampaknya terhadap kegiatan pertanian, sehingga penting untuk melakukan perencanaan dan upaya intervensi mencegah kerusakan maupun dampak lainnya, sehingga produksi pertanian dapat tumbuh secara optimal", tuturnya.
 
“Tidak lupa kami ucapkan juga terima kasih kepada Deputi Bidang Klimatologi beserta tim SLI pusat yang telah menyiapakan desain dan konsep program SLI, Kepala Stasiun Klimatologi Klas I Semarang dan tim pelaksana SLI di lapangan sehingga aktivitas SLI berjalan lancar,”  ujar Dwikorita. (Fer/A-1)

Baca Juga

Istimewa

Wilayah Selatan Cianjur kembali Diterjang Bencana Hidrometeorologi

👤Benny Bastiandy 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:52 WIB
Terrdapat tiga kecamatan yang diterjang banjir luapan air sungai, abrasi, serta tanah longsor akibat banir dan curah hujan tinggi di...
Twitter @KawanBaikKomodo

Foto Komodo Adang Truk Viral, Pulau Rinca Akhirnya Ditutup

👤 Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:49 WIB
Selain menutup resort tersebut, proyek Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Pulau Rinca juga...
MI/Haryanto

Ganjar Ogah Komentar Soal Layak Capres 2024

👤Haryanto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:45 WIB
GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo enggan mengomentari hasil survei dari Indikator Politik yang menyatakan dirinya menempati posisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya