Jumat 16 Oktober 2020, 19:37 WIB

PKS Minta Polri Obyektif Tangani Kericuhan Demonstrasi UU Ciptaker

Putra Ananda | Politik dan Hukum
PKS Minta Polri Obyektif Tangani Kericuhan Demonstrasi UU Ciptaker

Antara
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN telah menahan 9 aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang diduga melakukan provokasi kerusuhan dalam aksi demo Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker).

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR Ri Achmad Dimyati Natkusumah dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta kepolisian bertindak objektif dalam menangani kasus ricuh demonstrasi UU Ciptaker.

"Saya minta betul-betul keadilan harus ditegakkan, keadilan yang ditegakkan itu dalam arti dilihat dari unsurnya, jangan ada kiriminalisasi, dan jangan ada hal-hal yang menggunakan pasal-pasal yang sifatnya karet," ujar Dimyati di Tangerang, Jumat (16/10).

Dimyati membeberkan, gerakan-gerakan demonstrasi merupakan hal yang lumrah di era demokrasi. Pasalnya, demokrasi menempatkan kepentingan rakyat diatas segalanya. Sehingga dirinya berharap ketika tidak ada hal yang anarkistis, aparat kepolisian bisa menangani pendemo dengan tidak terlalu represif.

"Jadi kalau ada hal-hal yang sifatnya tidak anarkis, tidak pidana delik tolong betul-betul ditangani jangan terlalu represif," paparnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 9 orang aktivis KAMI sebagai tersangka. Mereka tersangka penghasutan terkait demo tolak omnibus law UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh pada 8 Oktober 2020. Mereka ditangkap di wilayah Medan, Jakarta, Depok dalam kurun waktu 9-13 Oktober 2020. (OL-8)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Sempat Terjadi Kericuhan, Demo Omnibus Law Berakhir Tertib

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 20:54 WIB
Aksi itu dapat diredam setelah personel Marinir membujuk dan mengawal massa untuk membubarkan...
Antara

Dilobi Presiden, NU Kukuh Tolak RUU Ciptaker

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 20:05 WIB
Namun demikian, ungkap Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, pihaknya tetap menggunakan jalur konstitusional untuk melakukan...
Antara

Aktivis '98 Ingatkan BEM-SI Waspadai Penumpang Gelap

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 19:55 WIB
TOKOH aktivis '98, Wahab Talaohu, mengingatkan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) mewaspadai adanya penumpang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya