Jumat 16 Oktober 2020, 18:50 WIB

Ada Vaksin Covid-19, Protokol Kesehatan Harus Tetap Jalan

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Ada Vaksin Covid-19, Protokol Kesehatan Harus Tetap Jalan

Antara/Aprillio Akbar
Warga melintasi mural terkait covid-19 di kawasan Pancoran, Jakarta.

 

MASIH banyak masyarakat yang beranggapan bahwa kehadiran vaksin covid-19 langsung dapat membunuh virus.

Persepsi itu perlu diluruskan, agar kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan tidak longgar.

"Persepsi keliru bahwa kehadiran vaksin dalam waktu dekat bisa membunuh virus, jangan membuat masyarakat terlena dalam penerapan protokol kesehatan," ujar Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan resmi, Jumat (16/10).

Baca juga: Dipuji WHO, Vaksin Asal Rusia tidak Dilirik Indonesia

Menurutnya, vaksin bukan obat pembunuh virus korona. Namun, berfungsi meningkatkan antibodi manusia agar tidak tertular covid-19.

Berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2020, tingkat kepatuhan responden menggunakan masker di luar rumah mencapai 91,98,%. Diketahui, survei menyasar 90.967 responden.

Kemudian, tingkat kepatuhan responden dalam menjaga jarak dan mencuci tangan masing-masing 73,54% dan 75,38%. Artinya, masih ada 22%-25% responden yang tidak taat protokol kesehatan. Terutama dalam menjaga jarak dan mencuci tangan.

Baca juga: PMI: Disiplin Protokol Kesehatan Sulit Terlaksana Tanpa Sanksi

"Kondisi ini merupakan tantangan tersendiri bagi pemangku kepentingan dalam pengendalian covid-19 di Tanah Air. Khususnya, menjelang pengaplikasian vaksin kepada masyarakat," pungkas Rerie, sapaan akrabnya.

Legislator Partai NasDem itu khawatir persepsi salah terhadap kabar vaksin covid-19, akan melonggarkan kedisplinan masyarakat. Publik harus diberikan pemahaman bahwa vaksin lebih ampuh mencegah penularan covid-19, jika dibarengi dengan kepatuhan protokol kesehatan.(OL-11)

Baca Juga

Antara/Herviyan Perdana Putra

Pembangunan Keluarga Penting untuk Cegah Stunting

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 20:12 WIB
Presiden RI Joko Widodo telah mencanangkan agar prevalensi stunting ditekan serendah-rendahnya dengan target 14% pada tahun...
Antara/Idhad Zakaria

Potensi Bencana Tinggi, Kepala Daerah Dituntut Lakukan Mitigasi

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:29 WIB
Megawati mengaku sudah belajar praktik di Tiongkok dan Jepang soal metode menghadapi bencana...
Ist

Muda Konsumsi Kedelai, Tua Sehat Bugar 

👤Iis Zatnika 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:02 WIB
Dr.Rimbawan menuturkan, kedelai dan produk olahannya sesungguhnya kaya manfaat kesehatan, namun kerap dibayang-bayangi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya