Jumat 16 Oktober 2020, 18:43 WIB

Kasus Djoko Tjandra Tuntas, Kapolri: Kami Tidak Pandang Bulu

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Kasus Djoko Tjandra Tuntas, Kapolri: Kami Tidak Pandang Bulu

MI/Rudi Kurniawansyah
Kapolri Jenderal Idham Azis

 

BARESKRIM Polri telah resmi menyerahkan tersangka dan barang bukti ke pihak kejaksaan terkait kasus dugaan suap penghapusan red notice buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Joko Sugiarto Tjandra.

Pasalnya, penyidik telah melakukan pelimpahan tahap II untuk tersangka Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo, Irjen Napoleon Bonaparte dan Tommy Sumardi.  Keempatnya akan segera memasuki proses meja hijau atau persidangan.

Perkara suap red notice sendiri merupakan pengembangan dari kasus dugaan pemalsuan surat jalan Djoko Tjandra. Dalam kasus ini, Bareskrim menetapkan Djoko Tjandra, Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking sebagai tersangka.

Pelimpahan tahap II kasus pemalsuan surat jalan itu sendiri sudah terlebih dahulu dilakukan. Kini, sedang bergulir proses persidangan di Kejari Jakarta Timur.

"Penuntasan kasus Joko Tjandra merupakan bentuk komitmen kami dalam penegakan hukum sekaligus upaya bersih-bersih di tubuh Polri. Transparan, tidak pandang bulu semua yang terlibat kami sikat," papar Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, Jumat (16/10).

Sebelumnya, Joko Tjandra sempat masuk ke Indonesia untuk mengurus Peninjauan Kembali (PK).

Baca juga : Polisi Antisipasi Kelompok Anarko yang Tunggangi Demo BEM SI

Padahal, yang bersangkutan masih dalam status buronan. Diduga, surat "sakti" itu menjadi salah satu akses Djoko Tjandra bisa masuk ke Indonesia dalam status buronan kelas kakap.

Surat jalan itu ditandatangani oleh Brigjen Prasetijo Utomo yang kala itu menjabat sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri.

Lantas, Brigjen Prasetijo langsung diperiksa oleh Propam Polri. Prasetijo diduga kuat melanggar kode etik lantaran dugaan penerbitan surat jalan palsu itu. Ia pun langsung di tahan di sel khusus Div Propam Polri.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memastikan akan mengusut tuntas jika memang ada oknum yang diduga terlibat dalam surat jalan dari buronan kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Sugiarto Tjandra.

"Kami sedang berbenah untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih profesional dan membentuk penegak hukum yang bersih, dan dipercaya masyarakat, terhadap komitmen tersebut bagi anggota yang tidak bisa mengikuti silakan untuk mundur dari Bareskrim," ungkap Listyo.

Listyo membuktikan untuk tak pandang bulu mengusut siapapun yang terlibat meskipun Prasetijo merupakan lulusan Akpol 199, satu jebolan bersama Listyo. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Anies: Liburan Memang Menggoda, Tapi Covid Masih Ada

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 14:23 WIB
Anies memprediksi lonjakan kasus Covid-19 akan muncul pada hari ke-10 sampai 14 pascalibur...
ANTARA/MUHAMMAD ADIMAJA

Tempat Kerja Lokasi Paling Banyak Dikunjungi Selama PSBB Transisi

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 14:15 WIB
Ada peningkatan pergerakan volume lalu lintas kendaraan bermotor pada periode 12 Oktober-25 Oktober...
Antara

Besok Sore Puncak Arus Libur Panjang, 2999 Polisi Berjaga

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 14:03 WIB
Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas nantinya libur panjang, Polda Metro Jaya menurunkan 2.999 personel, termasuk 769 di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya