Jumat 16 Oktober 2020, 16:07 WIB

Vaksin Luar Negeri Belum Tunjukkan Efek Samping

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Vaksin Luar Negeri Belum Tunjukkan Efek Samping

Antara
Vaksinasi

 

SEKRETARIS Eksekutif Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPPEN) Raden Pardede, mengatakan vaksin korona dari luar negeri hingga kini belum memperlihatkan efek samping.

"Jadi semua ini sudah uji klinis sejauh ini dilihat sekarang nggak ada efek sampingnya berarti sudah siap," kata Raden kepada mediaindonesia.com, Jakarta Pusat, Jumat (16/10).

Namun Raden juga tidak menutup kemungkinan efek samping akan muncul apabila vaksin tersebut dikonsumsi oleh seseorang.

Raden mengatakan kemungkinan juga akan memiliki efek samping untuk 1 orang atau 1 kelompok tertentu masyarakat, mungkin disebabkan tidak pas vaksinnya untuk tubuhnya, sehingga pemerintah harus melakukan evaluasi.

"Oleh karena itu tim vaksinasi ini juga harus bisa ada feedback mekanisme-mekanisme mendapatkan evaluasi dan feedback itu supaya kalau memang ada kekurangan sana-sini atau dilihat ada dampak yang mungkin harus diberhentikan dicek lagi gitu,"ujarnya.

Baca juga :Pemerintah Terus Siapkan Vaksin Covid Hingga 2021

Vaksin covid ini merupakan sesuatu yang baru sehingga belum teruji secara masal. Meski sudah melalui rangkaian pengujian tetapi baru kali ini akan dilakukan untuk jutaan orang.

"Vaksin ini sudah di uji klinis sampai 3 kali mulai dari uji ke laboratorium, uji ke binatang, kemudian uji ke manusia kan yang terakhir ini kan diuji cukup besar termasuk seperti Sinovac dilakukan pengujian di Indonesia sebagian ada yang dilakukan pengujian sampai di Brazil, Turki, hingga Bangladesh di mana-mana pengujian itu harus dilakukan banyak," jelasnya.

"Harapannya adalah vaksin ini menjadi efektif dan tidak memberikan dampak samping hal itu yang paling utama,' pungkasnya.

Diketahui, pemerintah telah menandatangani perjanjian untuk pengadaan vaksin dari luar negeri yakni dari Sinovac Biotech, CanSino Biologics Inc, G42/Sinopharm, dan perusahaan asal Inggris AstraZeneca PLC. (OL-2)

 

Baca Juga

ANTARA/FB Anggoro

253 Orang Gugur, IDI Desak Pemerintah Serius Lindungi Nakes

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:14 WIB
Jumlah itu terdiri dari 141 dokter, 103 perawat, dan sembilan dokter...
Ist

Dorong Kelestarian Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 26 Oktober 2020, 10:11 WIB
Saat ini, kehadiran Su­ngai Kalisari Kampung Pelangi perlahan menjadi objek wisata lokal baru yang mampu menggerakkan ekonomi...
MI

Gerakan Pungut Sampah Mendongkrak Ekonomi Masyarakat

👤Gana Buana 🕔Senin 26 Oktober 2020, 09:52 WIB
Aktivis daur ulang Prevented Ocean Plastic, Alvaro Aguilar menilai gerakan memungut sampah yang dilakukan di Pulau Dewata itu merupakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya