Jumat 16 Oktober 2020, 16:07 WIB

Warga Desa di Kalsel Tolak Perkebunan Sawit

Denny Susanto | Nusantara
Warga Desa di Kalsel Tolak Perkebunan Sawit

Antara/Puspa Perwitasari
Ilustrasi aktivitas perkebunan kelapa sawit di Kalimantan.

 

WARGA Desa Tatakan di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menolak perkebunan sawit di wilayah lahan gambut.

Badan Restorasi Gambut (BRG) diketahui melakukan penelitian dan pengembangan komoditas potensial di lahan gambut tersebut. Adapun penolakan disuarakan Kepala Desa Tatakan Ilhamsyah di sela peninjauan proyek pembasahan lahan gambut oleh tim BRG.

"Mayoritas warga Desa Tatakan adalah petani dan sepakat tidak menanam komoditas sawit. Kami meminta BRG mencari solusi untuk pengembangan komoditas lain yang cocok, agar ekosistem lahan gambut tidak rusak," tutur Ilhamsyah, Jumat (16/10).

Baca juga: Jumlah Hotspot di Lahan Gambut Berkurang Empat Kali Lipat

Lebih lanjut, dia meyebut sebagian besar wilayah desa sudah berubah menjadi area perkebunan sawit. Di lain sisi, kawasan lahan gambut rawan terbakar. Salah satunya disebabkan maraknya aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar.

Deputi Bidang Penelitian dan Pengembangan BRG Haris Gunawan mengatakan jika melihat kondisi lahan dan warna air di Desa Tatakan, dapat disimpulkan lahan gambut semakin menipis ketebalannya. Salah satu faktor yang menguras kandungan air di lahan gambut adalah perkebunan kelapa sawit.

Baca juga: KLHK: PSBB Bantu Turunkan Emisi Gas Rumah Kaca

"Berkurangnya air pada lahan gambut memberikan dampak negatif. Seperti, penurunan permukaan air dan gambut, emisi karbon dioksida, kebakaran dan kekeringan total," ungkap Haris.

BRG berupaya mendorong warga di desa sekitar lahan gambut agar tidak menanam sawit. Namun, diarahkan psfs pengembangan komoditas bernilai ekonomis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan Hanifah Dwi menyatakan lahan gambut di Kabupaten Tapin masuk wilayah KHG Batola-Tapin. Namun, wilayah ini merupakan zona merah kebakaran hutan dan lahan. Pemerintah setempat menargetkan restrorasi lahan gambut di Kalimantan Selatan seluas 56 ribu hektare.(OL-11)

Baca Juga

MI/Gabariel Langga

Bupati Sikka Kecolongan Buka Turnamen Sepak Bola Tak Berizin

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:30 WIB
PEMERINTAH Desa Timu Tawa, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, NTT menggelar turnamen sepak bola di masa pandemi Covid-19 tanpa...
MI/Alexander P Taum

Pemkab Lembata dan Sikka Jalin Kerjasama Percepatan Pembangunan

👤Alexander P. Taum 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:10 WIB
PEMERINTAH KABUPATEN Lembata dan Kabupaten Sikka, menandatangani kesepakatan bersama percepatan pembangunan antar kedua daerah di delapan...
MI/Cikwan Suwandi

Cawabup Aep Syaepuloh Ajak Influencer Kunjungi Pusat Industri Kue

👤Cikwan Suwandi 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 21:00 WIB
Verawati Aulia, 20, Andi Tenri Safira, 22, dan Ratu Aulia, 16, selebgram asal Karawang sekaligus membuat konten...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya