Jumat 16 Oktober 2020, 15:40 WIB

Unggah Info Anak Biden, Twitter Batasi Akun Kampanye Trump

mediaindonesia.com | Internasional
Unggah Info Anak Biden, Twitter Batasi Akun Kampanye Trump

AFP/Brendan Smialowski
Presiden AS Donald Trump saat tiba di Miami, Florida.

 

TWITTER menangguhkan akun kampanye Donald Trump untuk sementara waktu.

Sebab, akun tersebut melanggar aturan dengan mengunggah sebuah video tentang putra calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Dmeokrat, Joe Biden.

Video yang diunggah akun @TeamTrump merujuk pada laporan New York Post terkait dugaan rincian transaksi bisnis Hunter Biden dengan perusahaan energi asal Ukraina.

Laporan itu menyebut mantan Wakil Presiden AS Joe Biden telah bertemu dengan seorang penasihat perusahaan Ukraina tersebut. Akun kampanye Trump mencantumkan kalimat "Joe Biden adalah pembohong yang merampok negara kita selama bertahun-tahun" dalam unggahan video.

Baca juga: Facebook dan Twitter Hapus Postingan Trump

Manajemen Twitter menilai video tersebut melanggar aturan tentang pengunggahan informasi pribadi. Serta, memandang akun kampanye Trump sebaiknya menghapus kiriman video itu, agar bisa kembali membuat cuitan.

"Semuanya akan berakhir dengan gugatan besar. Ada dampak yang sangat parah. Saya lebih suka tidak melihatnya terjadi, tapi mungkin harus," ujar Trump saat ditanya tentang pelarangan sementara oleh Twitter.

Sebelumnya, Twitter menyebut unggahan artikel New York Post telah melanggar kebijakan "materi yang diretas". Serta, melarang distribusi konten yang diperoleh melalui peretasan. Apalagi berisi informasi pribadi dan rahasia dagang, bahkan menempatkan seseorang pada risiko cedera fisik.

Baca juga: Staf Positif Covid-19, Kamala Harris Hentikan Kampanye

Facebook dan Twitter diketahui mengambil langkah proaktif untuk membatasi penyebaran berita dari New York Post, beberapa jam setelah dipublikasikan.

Twitter telah memberlakukan pembatasan serupa pada akun Sekretaris Pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, setelah dirinya membagikan artikel New York Post itu.

Setelah Twitter menerapkan pembatasan, Komite Kehakiman Senat AS melayangkan panggilan kepada Kepala Eksekutif Twitter Jack Dorsey. Komite akan memberikan suara terhadap pemanggilan Dorsey pada 20 Oktober mendatang.(Ant/OL-11)

Baca Juga

AFP/ATTA KENARE

Pemimpin Iran Kecam Sikap Macron Terkait Kartun Nabi Muhammad

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:19 WIB
"Tanya kepada presiden Anda mengapa dia mendukung penghinaan terhadap rasul Allah atas nama kebebasan berekspresi. Apakah kebebasan...
AFP/YASSER AL-ZAYYAT

Kuwait Boikot Produk Prancis Terkait Kartun Nabi Muhammad

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:52 WIB
Serikat Toko Kuwait mengatakan 60 dari 69 toko di negara itu telah menarik produk asal Prancis sementara sisanya akan...
AFP/Hector RETAMAL

Tiongkok Laporkan 47 Kasus Baru Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 11:40 WIB
Peningkatan dalam penularan covid-19 yang terkonfirmasi itu merupakan yang tertinggi sejak 49 kasus dilaporkan pada 9 Agustus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya