Jumat 16 Oktober 2020, 12:47 WIB

Hidung Tersumbat tidak Selalu Pertanda Covid-19

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Hidung Tersumbat tidak Selalu Pertanda Covid-19

Dok MI
Ilustrasi hidung tersumbat

 

HIDUNG tersumbat dan pilek memang menjadi gejala yang dialami pasien covid-19. Tetapi, itu bukan tanda klasik penyakit yang kini menjadi pandemi itu. Hal itu diungkapkan Neha Vyas dari Cleveland Clinic seperti dilansir Health, Jumat (16/10).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), merujuk pada laporan kasus di Tiongkok, Februari lalu, menemukan hanya 4,8% pasien (dari 55.924 kasus) yang menunjukkan hidung tersumbat sebagai tanda atau gejala infeksi covid-19.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan persentase pasien yang melaporkan gejala yang lebih umum, seperti demam (87,9%), batuk kering (67,7%), dan kelelahan (38,1%).

Baca juga: Jateng, Bali, dan Papua Perlu Penanganan Covid-19 Lebih Serius

Tetapi di sisi lain, menurut Vyas, hidung tersumbat dan pilek juga bisa berhubungan dengan sejumlah penyakit seperti influenza, alergi, dan flu.

Untuk memastikannya, Anda perlu menjalani pemeriksaan. Jika Anda menderita hidung tersumbat selama beberapa hari terakhir, cobalah
berkonsultasi dengan dokter melalui layanan telemedis.

Tetapi, jika Anda mengalami gejala yang lebih parah seperti kesulitan bernapas, sebaiknya segera berobat ke klinik perawatan darurat.

Vyas mengatakan jika pasien datang dan mengeluh hidung tersumbat, hal pertama yang perlu dokter lakukan adalah mencoba memahami risiko
covid-19 pasien, ditambah kesehatan umum mereka.

"Jika seseorang memberi tahu saya hidungnya tersumbat dan tidak ada yang lain, saya akan mengetahui risiko mereka (untuk covid-19), tetapi
tidak langsung menyimpulkan itu covid-19," kata dia.

Dokter juga bisa bertanya riwayat alergi dan gaya hidup Anda. Jika Anda telah mengabaikan pedoman jarak sosial, keluar tanpa masker, dan gagal mencuci tangan secara konsisten, misalnya, tes covid-19 bisa menjadi langkah berikutnya.

Namun, jika Anda telah menerapkan protokol kesehatan yakni mengenakan masker setiap kali Anda meninggalkan rumah, menjaga jarak dua meter dari
orang lain saat berada di depan umum, dan rajin mencuci tangan, maka dokter mungkin tidak langsung merekomendasikan tes covid-19.

Lalu, bagaimana cara mengobati hidung tersumbat? Selama Anda tidak mengalami gejala yang parah seperti sesak napas atau nyeri dada, menghirup uap dari pelembap udara, menerapkan semprotan hidung, atau sedikit dekongestan (meskipun itu harus digunakan dengan hemat dan atas rekomendasi dokter) bisa dilakukan. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI

Program Stunting Terancam Minim Hasil karena Ego Sektoral

👤Emir Chaerullah 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 17:00 WIB
ANGGARAN program pencegahan stunting Rp27,5 triliun yang tersebar di 23 kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terancam minim hasil...
ANTARA/Syaiful Arif

Pondok Pesantren Institusi Teladan Perangi Covid-19

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 16:01 WIB
Tradisi kedisiplinan para santri serta keteladanan dan sikap kehati-hatian kiai serta pengasuh pesantren menjadi modal utama dalam...
ANTARA/Asprilla Dwi Adha

Epidemiolog Minta Jangan Ada Hambatan Uji Klinis Vaksin Covid-19

👤Atalya Puspa 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 15:43 WIB
Perusahaan Biofarma pembuat dosis vaksin, Sinovac, mengklaim uji klinis tahap pertama dan kedua terbukti dapat meningkatkan kekebalan tubuh...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya