Jumat 16 Oktober 2020, 07:30 WIB

Reformasi Pajak Dalam UU Cipta Kerja Bisa Tingkatkan Investasi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Reformasi Pajak Dalam UU Cipta Kerja Bisa Tingkatkan Investasi

ANTARA/Sigid Kurniawan
Wajib pajak berkonsultasi dengan petugas di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Palmerah, Jakarta.

 

PEMERINTAH mengatur lima reformasi pajak dalam Undang Undang (UU) Cipta Kerja untuk menstimulasi investasi. Kalangan pengusaha menyambut baik dan mendukung ketentuan baru dalam regulasi sapu jagat tersebut.

Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Himpunan Pengusaha Muda Indobesia (Hipmi) Ajib Hamdani mengatakan bila dilihat dari ketentuan yang diatur, jelas reformasi pajak ini menarik bagi pengusaha.

"Reformasi pajak dapat mendorong investasi untuk tumbuh. Sedangkan dari sisi tarif, sudah relatif kompetitif dengan negara tetangga," kata Ajib Hamdani, Jumat (15/10).

Baca juga: Jokowi Ambil Langkah Kurang Populer Atasi Defisit

Akan tetapi, Ajib juga menggarisbawahi tentang pelaksanaan dan pengawasan serta penerapan ketentuan reformasi pajak di lapangan.

Menurut Ajib, pemerintah harus mampu menyosialisasikan kebijakan baru ini segera dan pada segmen wajib pajak yang tepat, sekaligus juga pada para petugas pajak yang akan menjadi pelaksana teknis di lapangan.

“Jangan sampai seperti yang sudah-sudah, aturan bagus, diterbitkan, dikritik, lantas ditunda implementasinya,” pungkasnya. (OL-1)

Baca Juga

dok mi

Satgas Nemangkawi Lumpuhkan Dua Anggota KKB

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 26 Oktober 2020, 20:51 WIB
Kelompok yang menamakan diri "Kemabu" ini diduga juga telah merekrut remaja Papua bahkan yang masih di bawah...
dok. Polri

Tokoh KAMI Ahmad Yani Belum Dipanggil, Tergantung Penyidik

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:42 WIB
Sebelumnya, Ahmad Yani mengatakan bahwa ada upaya dari penyidik Bareskrim Polri untuk melakukan penangkapan terhadap dirinya pada Senin...
Ilustrasi

KPK Eksekusi Penyuap Kepala LP Sukamiskin

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 26 Oktober 2020, 16:34 WIB
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi Direktur Utama PT Gloria Karsa Abadi, Radian Azhar, yang sudah divonis bersalah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya