Jumat 16 Oktober 2020, 05:55 WIB

Surplus Perdagangan Terus Berlanjut

M Ilham Ramadhan | Ekonomi
Surplus Perdagangan Terus Berlanjut

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz.
NERACA PERDAGANGAN SEPTEMBER SURPLUS: Pekerja memantau bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (15/10/2020)

 

Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatatkan surplus. Pada perhitungan September 2020, neraca perdagangan mencatatkan surplus sebesar US$2,44 miliar.

Surplus berasal dari nilai ekspor yang mencapai Rp14,01 miliar dan nilai impor yang hanya Rp11,57 triliun.

Dengan demikian, neraca dagang Indonesia mengalami surplus selama 5 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

"Surplus September ini lebih besar jika dibanding dengan surplus Agustus yang sebesar US$2,35 miliar. Ini juga jauh lebih besar jika dibandingkan dengan posisi September 2019 yang mengalami defisit US$183,3 juta," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto dalam konferensi pers secara virtual, kemarin

Total nilai ekspor pada September tumbuh 6,97% bila dibandingkan dengan Agustus 2020 (month to month/mtm) yang hanya US$13,10 miliar. Tumbuhnya nilai ekspor itu lantaran terjadi pertumbuhan ekspor migas sebesar 17,43% mtm menjadi US$0,70 miliar dari nilai sebelumnya US$0,60 miliar. Demikian halnya dengan ekspor nonmigas yang tumbuh secara bulanan dari US$12,50 miliar menjadi US13,31 miliar atau tumbuh 6,47%.

Akan tetapi, bila dibandingkan dengan September 2019 yang sebesar US$14,08 miliar (year on year/yoy), pertumbuhan nilai ekspor September 2020 masih tumbuh negatif 0,51%.

"Jadi, masih menurun, tetapi penurunannya sangat tipis. Mudah-mudahan di bulan berikutnya eskpor kita bisa naik, baik secara bulanan maupun tahunan. Turunnya ekspor yang tipis ini karena ekspor migas kita turun 12,44%. Namun, ekspor nonmigas kita mengalami kenaikan 0,21%," jelas Suhariyanto.

 

Ekspor pertanian

Pertumbuhan nilai ekspor itu, kata dia, terjadi lantaran sektor pertanian tumbuh 20,84% mtm dan 16,22% yoy. Pertumbuhan ekspor pertanian itu didorong dari ekspor produk hortikultura seperti sayur-sayuran, buah-buahan tahunan, kopi dan udang hasil tangkap.

Melejitnya ekspor di sektor pertanian itu berkontribusi pada total nilai ekspor sebesar 2,95% di September 2020. Kontribusi itu jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kontribusinya pada September 2019 yang hanya 2,5%. "Tentu kita berharap bahwa ekspor pertanian ini akan semakin baik," ujar Suhariyanto.

Dari sisi impor, imbuh Suhariyanto, juga mengalami pertumbuhan secara bulanan. Tercatat pertumbuhannya mencapai 7,71% jika dibandingkan dengan Agustus 2020. Pertumbuhan nilai impor itu berasal dari naiknya nilai impor migas sebesar 23,50% dari US$0,95 miliar pada Agustus menjadi US$1,17 miliar pada September. Sama halnya dengan impor nonmigas yang tumbuh 6,18% mtm dari US$9,79 miliar menjadi US$10,40 miliar.

Suhariyanto memaparkan perdagangan Indonesia mengalami surplus dengan beberapa negara pada bulan kesembilan tahun ini, di antaranya dengan Amerika Serikat surplus US$1,08 miliar, India surplus US$562,5 juta dan dengan Filipina US$491,2 juta.

Namun, perdagangan dengan beberapa negara juga mengalami defisit pada periode tersebut, yakni dengan Tiongkok defisit US%879 juta , Ukraina US$140 juta, dan dengan Brasil US$119 juta.

Sentimen positif dari surplus perdagangan ini membuat nilai tukar rupiah menguat 28 poin atau 0,19% menjadi Rp14.690 per US$1. Sepanjang hari kemarin, rupiah bergerak di kisaran 14.685 hingga 14.718 per US$1. (Ant/E-1)

Baca Juga

AFP/David Gray

Harga Emas Melonjak 14 Dolar Saat Optimisme Bantuan Covid-19 di AS

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 07:47 WIB
Optimisme investor meningkat bahwa paket bantuan virus korona AS akan diumumkan sebelum pemilihan presiden 3 November, memicu naiknya harga...
Dok Taspen

PT Taspen Raih Peringkat idAAA dengan Outlook Stabil

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 06:57 WIB
Peringkat yang diberikan pada 19 Oktober 2020 itu mencerminkan peran kunci perusahaan dalam menyediakan jasa asuransi sosial kepada ASN di...
ANTARA

Meningkatnya Pemimpin Perempuan di BUMN Wujud Inovasi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:30 WIB
Kementerian BUMN berharap muncul talenta-talenta terbaik untuk memajukan kinerja dan performa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya