Kamis 15 Oktober 2020, 21:42 WIB

KPPPA Tak Setuju Kepolisian Persulit SKCK Pelajar Pendemo

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
KPPPA Tak Setuju Kepolisian Persulit SKCK Pelajar Pendemo

Antara/Muhammad Iqbal
Pelajar yang ikut demonstrasi UU Cipta kerja menjalani rapid test di tangerang

 

DEPUTI Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Nahar mengaku tidak setuju dengan langkah kepolisian yang akan mempersulit pelajar yang terjaring dalam demonstrasi Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) untuk mendapatkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Menurutnya, negara memiliki kewajiban untuk memastikan pemenuhan hak anak dan pelaksanaan perlindungan khusus anak dapat dilaksanakan dengan baik.

“Kami berharap tidak dikaitkan dengan dokumen apapun yang dapat menghambat tumbuh kembang anak, khususnya dalam pemenuhan hak sipil, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan anak,” kata Nahar kepada Media Indonesia, Kamis (15/10).

Baca juga : MPR: Sosialiasikan Protokol Kesehatan di Keluarga Secara Masif

Menurutnya, tindakan tersebut sebaiknya tidak dilakukan kepada anak-anak karena akan menstigma anak dengan memberi cap atau label negatif dalam waktu lama.

Dia berharap, dalam penegakan hukum bagi pelajar yang terbukti bersalah dan melakukan kekerasan selama demonstrasi, pihak kepolisian dapat menggunakan pendekatan restorative justice.

“Kita semua berharap dapat melaksanakan prinsif penghukuman yang memulihkan melalui pendekatan restoratif justice sebagaimana diatur dalam UU No. 11 tahun 2012 tentang SPPA,” tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

dok.medcom

Vaksin Sinovac untuk Covid-19 Masuki Tahap Uji Klinis Fase 3

👤Andhika prasetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:35 WIB
GURU Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof. Cissu Rachiana Sudjana menjamin keamanan Vaksin Sinovac untuk Covid-19 yang...
Antara/Septianda Perdana

Muslimat NU Diminta Respons Kebutuhan Dakwah Milenial

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:24 WIB
Menteri Agama berharap Muslimat NU terus melakukan penerjemahan atas kebutuhan dakwah dan pendidikan agama di tengah kaum...
AFP/Vincenzo Pinto

Vaksin Covid-19, Pakar: Kalau tak Aman, Uji Dihentikan Sejak Awal

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 12:59 WIB
Guru Besar Fak Kedokteran Unpad Cissy mengatakan apabila vaksin Sinovac ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping berbahaya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya