Kamis 15 Oktober 2020, 20:19 WIB

46 Ribu Petani Bandung Barat Terdaftar Jadi Penerima Kartu Tani

mediaindonesia.com | Nusantara
46 Ribu Petani Bandung Barat Terdaftar Jadi Penerima Kartu Tani

Ist/Kementan
Sebanyak 46 ribu petani di Kabupaten Bandung Barat mendaftarkan diri untuk memiliki kartu tani.

 

KABUPATEN Bandung Barat (KBB) terus menyosialisasikan Kartu Tani meski sudah mendapatkan hasil optimal. Dari target maksimum sebanyak 48 ribu kartu, kini petani yang ikut mendaftar untuk mendapatkan Kartu Tani telah mencapai 46 ribu orang.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berharap Kartu Tani dimaksimalkan kegunaannya. Pasalnya, mulai tahun depan, pembagian pupuk bersebsidi hanya diberikan lewat Kartu Tani bagi petani yang sudah tergabung dalam kelompok tani.

"Kartu Tani harus dimaksimalkan. Tujuannya agar alokasi pupuk bersubsidi tersalurkan tepat sasaran," ujar SYL, Kamis (15/10).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy mengatakan, program Kartu Tani di Bandung Barat dinilai salah satu yang terbaik dibanding daerah lain karena sejumlah faktor. Di antaranya implementasi penyaluran, tingkat implementasi penggunaan, hingga upload e-RDKK sebagai database kartu tani.

“Seluruh program kartu tani nasional kemarin dievaluasi. Dan Bandung Barat salah satu yang terbaik dari segi implementasi, transaksi, hingga penyusunan e-RDKK sebagai basis data program kartu tani itu,” kata Sarwo Edhy.

Ia mengakui, program Kartu Tani untuk pembelian pupuk bersubsidi yang telah di-launching sejak 2018, diharapkan bisa menjadi “kartu sakti” bagi petani.

"Kartu Tani bisa disebut sebagai kartu sakti dengan multifungsi. Petani yang telah memiliki Kartu Tani tentunya sangat beruntung. Kartu Tani tak sekadar sebagai kartu identitas petani, namun memiliki banyak manfaat lain bagi petani, sehingga memudahkan petani dalam melakukan transaksi," jelas dia.

Mengingat Kartu Tani ini sendiri merupakan alat transaksi yang berbentuk kartu debit, akan bisa berfungsi sebagai pendataan penerimaan jatah pupuk bersubsidi. Kartu Tani juga bisa digunakan untuk transaksi.

"Petani yang telah menerima Kartu Tani bisa memanfaatkannya untuk menebus pupuk bersubsidi di kios pupuk. Dengan adanya Kartu Tani ini menebus pupuk bersubsidi jadi lebih praktis dan mudah," kata Sarwo Edhy.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Bandung Barat Heru Budi Parmono mengatakan, pihaknya masih mempunyai waktu sampai pertengahan November 2020 untuk memaksimalkan keikutsertaan petani dalam program dari Kementan.

“Animonya sangat bagus, tercatat sudah ada 46 ribu petani yang mendaftar walaupun data per 25 Agustus baru 30 ribu yang kartu tani sudah terbit dan dapat dipergunakan,” ujar Heru.

Heru menjelaskan bagi petani yang benar-benar serius ingin mendapatkan kartu yang memiliki banyak manfaat ini, perlu mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan. Yakni harus tergabung dalam kelompok tani, dan mengusulkan Elektrik Rincian Detail Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

Kartu Tani sudah diberlakukan sejak 1 September 2020 salah satunya di daerah jawa,  kelebihan dari kartu ini para petani akan menerima kemudahan mendapatkan pupuk bersubsidi dan memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Saat ini, di Bandung Barat sudah tersebar 90 kios yang dapat melayani penjualan pupuk bersubsidi dengan menggunakan Kartu Tani.

“Hampir mirip seperti ATM, para petani tinggal menggesek kartu ke kios yang menjadi agen penyalur. Kita berharap nantinya akan semakin banyak bertambah jumlah kios yang melayani sebagai bentuk kemudahan buat para petani mendapatkan pupuk bersubsidi,” harapnya. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/WIDJAJADI

Realitas Politik Kalahkan Idealisme Demokrasi

👤Widjajadi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:20 WIB
Demokrasi menjadi tidak sehat ketika muncul hegemoni suatu partai. Inilah realitas politik dalam pilkada...
ANTARA FOTO/Abriawan Abhe

Kotak Kosong, Antara Makassar dan Soppeng-Gowa

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:15 WIB
Pasangan calon pilkada Kabupaten Soppeng dan Gowa, Sulawesi Selatan, bermodal kuat dengan menyapu bersih dukungan seluruh partai pemilik...
DOK MI

Survei: Danny Pomanto-Fatmati Rusdi Unggul di Pilkada Makassar

👤Lina Herlina 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 02:50 WIB
Dari hasil survei, masih ada 49 persen pemilih di Pilkada Kota Makassar Sulawesi Selatan yang bisa saja mengubah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya