Kamis 15 Oktober 2020, 18:10 WIB

Polri Ungkap Alasan Penangkapan Anggota KAMI Medan

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Polri Ungkap Alasan Penangkapan Anggota KAMI Medan

Antara
Ilustrasi polisi menghalau massa pengunjuk rasa yang menolak UU Cipta Kerja.

 

DIREKTORAT Tindak Pidana Cyber Crime Bareskrim Polri mengungkapkan alasan penangkapan empat anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan.

Awalnya, polisi mencari tahu penyebab kericuhan aksi unjuk rasa terkait Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

"Ada beberapa kegiatan di media sosial dari Medan. Di Medan ini akhirnya kita menemukan ada dua laporan polisi. Empat tersangka yang kita tangkap berinisal KA, JG, NZ dan WRB," jelas Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Jakarta, Kamis (15/10).

Baca juga: Tiga Petinggi KAMI Jadi Tersangka

Argo menyebut keempat tersangka masuk dalam satu grup WhatsApp bernama KAMI Medan. Salah satu tersangka, KA, ditangkap lantaran berperan sebagai admin. Serta, merangkai tulisan instruksi untuk melempari DPR dan polisi.

"Kemudian ada tulisan 'jangan takut dan jangan mundur'. Ada di grup WhatsApp ini sebagai barang bukti," imbuh Argo.

Selanjutnya, tersangka JG menyebarkan informasi penyerangan terhadap aparat kepolisian di grup WhatsApp. "Tadi batu kena 1 orang, bom molotov 10 orang," kata Argo menirukan bunyi pesan tersebut.

Bahkan, JG menyebut skenario orde baru 1998, seperti mengajak penjarahan toko dan rumah, serta keterlibatan preman.

Baca juga: Tim Siber Polda Sumut Tangkap Anggota KAMI Medan

"Sudah kita jadikan barang bukti kata-kata seperti itu. Kita dapatkan pylox untuk membuat tulisan. Ada pula bom molotov. Untuk apa? Melempari mobil, sehingga bisa terbakar," paparnya.

Sementara tersangka dengan inisial NZ menyampaikan pesan berbunyi 'Medan cocoknya didaratin. Yakin pemerintah sendiri bakal perang sama China'. Terakhir, tersangka WRP menyebarkan pesan wajib membawa bom molotov.

Keempat tersangka bakal dijerat Pasal 28 ayat (2) UU ITE dan Pasal 160 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA

Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Jaktim dan Jaksel

👤Widhoroso 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 03:30 WIB
Hujan yang disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, pada Kamis...
Dok. Lapas Perempuan Tangerang

Lapas Perempuan Tangerang Bagi-bagi Masker Buatan Narapidana

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 01:27 WIB
Kegiatan bertajuk 'KUMHAM Peduli KUMHAM Berbagi' tersebut berlangsung di lingkungan Lapas, yakni Jalan Mochammad Yamin, hingga...
Dok Modernland Realty

TNI Dukung Penghijauan di Jakarta Garden City

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 22 Oktober 2020, 00:50 WIB
PENGEMBANG perumahan Jakarta Garden City, PT Mitra Sindo Sukses yang merupakan anak usaha PT Modernland Realty...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya