Kamis 15 Oktober 2020, 16:48 WIB

IMF Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Parah

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
IMF Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Parah

ANTARA/Aprillio Akbar
.

 

INTERNATIONAL Monetary Fund (IMF) mengoreksi proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020. Dalam laporan bertajuk World Economic Outlook (WEO) yang dirilis Rabu (7/10) itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bakal minus 1,5%.

Proyeksi itu jauh lebih dalam ketimbang perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sempat dirilis IMF pada Juni lalu. Saat itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditaksir akan minus 0,3%.

"Untuk banyak pasar dan ekonomi berkembang selain Tiongkok, prospeknya terus berbahaya. Ini dicerminkan oleh kombinasi dari berbagai faktor, seperti keberlanjutan penyebaran pandemi dan sistem kesehatan yang tidak memadai, sektor-sektor penting terdampak parah, seperti pariwisata dan ketergantungan yang lebih besar pada keuangan eksternal," tulis laporan IMF yang dikutip, Kamis (15/10).

Indonesia yang masuk dalam kategori ASEAN-5 diprediksi akan pulih di 2021 dengan pertumbuhan ekonomi di angka 6,1%. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi ASEAN-5 yang mencakup Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam diprediksi bakal minus 3,4% di 2020 dan melesat di angka 6,2% di 2021.

Pertumbuhan ekonomi global di 2020 diproyeksikan membaik, yakni minus 4,4%. Angka itu sedikit lebih baik dibanding proyeksi sebelumnya yang memperkirakan ekonomi dunia akan minus 4,9%.

Pemerintah Indonesia memprediksi perekonomian nasional akan tumbuh di kisaran minus 1,7% hingga 0,6%. Angka itu merupakan revisi setelah proyeksi pertumbuhan yang dikeluarkan yakni di kisaran minus 0,4% hingga 2,3%.

Pada 2021, pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi di angka 5%. Itu merupakan target yang telah disepakati dan disetujui bersama DPR dan dituangkan dalam APBN 2021. (OL-14)

Baca Juga

Dok Tata Motors

Pandemi,Tata Motors Ltd India Mulai Melemah

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 23:49 WIB
Tata Motors Ltd India, merasakan dampak negatif dari adanya pandemi wabah virus korona yang mengakibatkan kerugian pada kuartal September...
Antara/Muhammad Adimaja

PT MRT Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 23:32 WIB
Sertifikat itu diraih setelah menjalankan proses sertifikasi dari badan sertifikasi internasional yang diakui oleh Komite Akreditasi...
Dok.MI

Kemenperin Sokong Industri Recycle Baterai Kendararaan Listrik

👤Haryanto 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 20:10 WIB
KEMENPERIN mendorong peningkatan nilai tambah terhadap pengolahan limbah melalui peran industri daur ulang (recycle industry). Khususnya...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya