Kamis 15 Oktober 2020, 14:20 WIB

Pertikaian Dua Nagari di Tanah Datar Berakhir

Yose Hendra | Nusantara
Pertikaian Dua Nagari di Tanah Datar Berakhir

dok.mi
ilustrasi

 

DUA kelompok masyarakat dari dua desa (nagari) yakni Sumpur dan Malalo Tigo Jurai di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, akhirnya sepakat untuk berdamai, kemarin.

Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, melalui Kasubbag Humas AKP Witrizawati mengatakan, kedua kelompok masyarakat yang berdamai tersebut setelah pihaknya bersama TNI dan aparatur pemerintahan setempat telah melakukan koordinasi dengan kedua belah pihak.

"Pasca sempat terjadi keributan, kami (Polres Padang Panjang) bersama instansi terkait lainnya langsung melakukan musyawarah dengan kedua kelompok masyarakat," katanya.

Dari kesepakatan bersama ini, kedua belah pihak yang bertikai sepakat berdamai dengan penandatanganan yang dikakukan oleh Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol Inf. Wisyuda Utama dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Wali Nagari dan KAN (Kerapatan Adat Nagari) setempat.

AKP Witrizawati menyebut, dari perdamaian yang dilakukan itu terdapat tiga poin perjanjian bersama, yaitu pertama, konflik yang terjadi bukanlah konflik antar nagari, melainkan konflik kepemilikan tanah yang telah disertifikatkan yang digugat, yang saat ini dalam proses di Pengadilan Negeri Padang Panjang.

"Kedua, masyarakat Nagari Sumpur dan masyarakat Malalo Tigo Jurai bersepakat untuk bersama-sama menjaga lokasi seluas 60 ha dan lahan yang disengketakan dengan investor dari tindakan yang akan menimbulkan konflik dan perselisihan," jelasnya.

Kemudian, yang ketiga adalah kedua belah pihak sepakat untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif dan sepakat saling menahan diri serta tidak akan melakukan aksi-aksi di wilayah yang bersengketa sehingga menimbulkan potensi konflik.

"Apabila salah satu pihak melanggar kesepakatan ini maka yang melanggar bersedia dituntut sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya. (OL-13)

Baca Juga: Trans Kalimantan Jalur Selatan Kalsel Rusak Parah lagi

Baca Juga

MI/Martinus Solo

Sebanyak 2020 KPM di Maybrat Terima Bansos PKH

👤Martinus Solo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 08:51 WIB
Sebanyak 2020 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat akan menerima bantuan sosial berupa beras dari Program...
MI/Gabriel Langga

Pelaku UMKM di Sikka Terbantu Dana LPDB

👤Gabriel Langga 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 08:42 WIB
Program pemerintah yang digulirkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) melalui Kementerian Koperasi dan UMKM sangat membantu...
MI/Heri Susetyo

Warga Keluhkan Bau Busuk di TPS Pergudangan Safe N Lock

👤Heri Susetyo 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 07:12 WIB
TPS  tersebut awalnya hanya untuk pembuangan sampah kering seperti kardus dan plastik. Namun kemudian banyak sampah basah ikut...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya