Kamis 15 Oktober 2020, 09:09 WIB

Erdogan Sebut Turki Harapkan Solusi Permanen di Nagorno-Karabakh

Nur Aivanni | Internasional
Erdogan Sebut Turki Harapkan Solusi Permanen di Nagorno-Karabakh

AFP/Adem ALTAN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

 

PRESIDEN Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan Turki mengharapkan solusi permanen terkait konflik Nagorno-Karabakh. Hal itu disampaikannya saat berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (14/10), melalui sambungan telepon.

Menurut pernyataan dari kantor Kepresidenan Turki, kedua pemimpin tersebut membahas masalah regional, khususnya konflik Azerbaijan-Armenia.

Erdogan memperingatkan Putin bahwa Armenia sedang berusaha mengubah pendudukannya yang berusia 30 tahun di wilayah Nagorno-Karabakh menjadi permanen. Dia pun menggarisbawahi bahwa Turki mengharapkan solusi berkelanjutan untuk konflik tersebut.

Baca juga: Turki Ajak Rusia Serius Berunding Soal Armenia-Azerbaijan

Di sisi lain, dalam sebuah pernyataan, Kremlin mengatakan Putin mengungkapkan kekhawatirannya tentang partisipasi pejuang Timur Tengah dalam konflik Nagorno-Karabakh.

Putin dan Erdogan, bunyi pernyataan tersebut, menegaskan kembali pentingnya gencatan senjata yang dimediasi Moskow untuk kedua belah pihak.

Nagorno-Karabakh telah menyaksikan pertempuran sengit selama beberapa pekan terakhir yang telah merenggut nyawa 600 orang, termasuk warga sipil.

Wilayah tersebut dianggap PBB dan hukum internasional sebagai bagian Azerbaijan.

Sejauh ini, Azerbaijan telah membebaskan lebih dari 20 desa di Nagorno-Karabakh sejak bentrokan pecah antara pasukan Armenia dan Azerbaijan, akhir September.

Bentrokan tersebut dimulai pada 27 September ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer di wilayah tersebut. (Daily Sabah/OL-1)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Facebook, Google, dan Microsoft Mangkir Pajak Setahun

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 Oktober 2020, 18:38 WIB
Facebook, Google, dan Microsoft melakukan praktek penghindaran pajak global atau tax avoidance sebanyak US$2,8 miliar selama setahun di...
Mohd RASFAN / AFP

Aturan Darurat Ditolak Raja, Posisi Muhyiddin Makin Tertekan

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 15:29 WIB
Penolakan Raja Al-Sultan Abdullah terlihat semakin mengikis cengkeraman Muhyiddin pada...
AF/STR

137 Warga Xinjiang Positif Covid-19, Tiongkok Gelar Tes Massal

👤Faustinus Nua 🕔Senin 26 Oktober 2020, 11:30 WIB
Sebelumnya, Tiongkok pada Minggu (25/10) melaporkan sebanyak 20 kasus covid-19 baru dan 161 infeksi tanpa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya