Kamis 15 Oktober 2020, 07:46 WIB

Polisi Ternate Tetapkan 10 Tersangka Kerusuhan Demo Ciptaker

Hijrah Ibrahim | Nusantara
Polisi Ternate Tetapkan 10 Tersangka Kerusuhan Demo Ciptaker

MI/Hijrah Ibrahim
Polisi menangkap seorang demonstran saat aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja di Ternate, Maluku Utara.

 

SEPULUH dari 19 mahasiswa, pelajar, dan masyarakat yang ditangkap polisi dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di depan Kantor Wali Kota Ternate, Selasa (13/10), yang berakhir bentrok, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Polda Maluku Utara.

Sepuluh orang yang ditetapkan tersangka tersebut terdiri dari mahasiswa dan masyarakat atas dugaan perusakan fasilitas publik.

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan, yang dihubungi mediaindonesia.com, Kamis (15/10) pagi mengungkapkan 10 orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka karena memenuhi unsur pidana berdasarkan Pasal 212 KUHP.

Baca juga: Mahasiswa Mengawal Kasus Bansos di Siak

Sedangkan sembilan orang lainnya yang ikut ditahan dalam aksi dinyatakan tidak memenuhi unsur tindak pidana.

"Ke-19 orang yang melakukan tindakan aksi unjuk rasa tidak sesuai dengan aturan dan setelah dilakukan pemeriksaan, sebanyak 10 orang memenuhi unsur tindak pidana sehingga akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkap Adip.

Namun, sepuluh orang tersangka tersebut tidak ditahan karena pasal yang disangkakan kepada mereka adalah Pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 1 tahun 4 bulan

"Mereka bukan dibebaskan. Proses tetap lanjut. Karena, pasal yang disangkaan atau diterapkan ancaman pidananya 1 tahun 4 bulan dan  sesuai KUHAP tidak bisa dilakukan penahanan, sehingga tadi malam kita keluarkan," ujar Adip.

Sementara sembilan orang lainnya yang ikut ditahan, sambung Adip, juga telah dibebaskan. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi kembali aksi mereka.

"Mereka kita bebaskan karena tidak memenuhi unsur pidana dan dijemput oleh keluarga masing-masing untuk kembali ke rumah," tandas Adip.

Sepuluh orang yang ditetapkan tersangka masing-masing berinisial FU, 19, MRA, 19, IM, 24, IA, 24, ABU, 20, AA, 20, LJW, 23, HW, 19, JIA, 24, dan AR, 20.

JIA merupakan seorang penjual kopi, AR berstatus pengangguran, sementara delapan sisanya adalah mahasiswa. (OL-1)

Baca Juga

MI/Nurul Hidayah

Demi Libur Panjang, PSBT di Kota Cirebon Dicabut

👤Nurul Hidayah 🕔Senin 26 Oktober 2020, 20:05 WIB
JELANG libur panjang di akhir bulan, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon cabut aturan pembatasan sosial berskala terbatas (PSBT), sebab libur...
MI/Heri Susetyo

Polri-TNI AL Perkuat Sinergitas Jaga Kamtibmas Jatim

👤Heri Susetyo 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:43 WIB
Sinergitas dua instansi ini terbukti mampu menciptakan situasi kamtibmas kondusif di Jatim pada...
Antara

Pertamina Jamin BBM dan LPG di Jateng Sepekan Aman

👤Haryanto 🕔Senin 26 Oktober 2020, 19:20 WIB
MENJELANG cuti bersama (long weekend) pada 28 Oktober hingga 1 November 2020, PT Pertamina menjamin ketersediaan BBM dan gas melon di Jawa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya