Rabu 14 Oktober 2020, 19:13 WIB

Warung Soto Kepatihan Solo jadi Klaster Baru Covid-19

Mediaindonesia.com | Nusantara
Warung Soto Kepatihan Solo jadi Klaster Baru Covid-19

Dok MI
Ilustrasi soto

 

Warung soto Kepatihan Kulon menjadi klaster baru peredaran covid-19 di Kota Solo, menyusul terjangkitnya penjual makanan berkuah itu oleh salah satu pelanggan di tempat makan tersebut.

"Saat ini sudah ada empat orang yang dinyatakan positif covid-19 dari klaster ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Solo Siti Wahyuningsih di Solo, Rabu (14/10).

Menurut dia, terungkapnya klaster tersebut berawal dari satu keluarga yang tinggal di Kelurahan Mojosongo berencana melakukan tes usap secara mandiri, namun mampir untuk makan terlebih dahulu di warung tersebut.

"Dan ternyata hasil tes keluarga ini positif. Dari hasil inilah kami kemudian melakukan 'tracing' (penelusuran) ke warung soto, termasuk penjual dan pembeli yang pernah makan di warung tersebut," katanya.

Ia mengatakan dari "tracing" tersebut diperoleh hasil bahwa penjual soto juga tertular. Selanjutnya, DKK melakukan "tracing" pembeli yang makan di warung tersebut mulai 1-8 Oktober 2020.

Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/125556-bekraf-ingin-internasionalkan-soto

Terkait hal itu, pihaknya meminta masyarakat yang pernah membeli di warung tersebut dan yang pernah berkontak dengan penjual maupun pegawai warung agar melapor ke Puskesmas Purwodiningratan dan Kelurahan Kepatihan Kulon.

Selain klaster soto, dikatakannya, sebanyak 17 orang yang berasal dari satu keluarga saat ini sedang menjalani karantina mandiri di sebuah gedung sekolahan di Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, Jawa Tengah setelah berkontak dengan pasien positif covid-19.

Lurah Gandekan Arik Rahmadani mengatakan kasus tersebut berawal dari adanya tenaga kesehatan salah satu rumah sakit swasta di Solo terinfeksi covid-19.

"Dari hasil 'tracing', tenaga kesehatan tersebut menulari keluarganya, yaitu anak, cucu, dan pembantunya. Saat ini semuanya sudah dirawat di rumah sakit. Selanjutnya, kontak erat ini sekarang sedang menjalani karantina mandiri di salah satu gedung sekolahan," katanya.  (Ant/OL-12)

 

Baca Juga

 ANTARA FOTO/Arnas Padda

Kasus Covid-19 di Sulsel Mulai Tinggalkan Zona Merah

👤Lina Herlina 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:35 WIB
Kasus covid-19 di Sulawesi Selatan memang mulai membaik, karena telah meninggalkan zona merah  namun warga harus tetap mematuhi...
MI/Kristiadi

Tiga Alat Deteksi Dini Longsor Rusak, Warga Harus Siaga

👤Akhmad Safuan 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:12 WIB
Ada tiga alat peringatan dini untuk tanah bergerak dalam keadaan rusak, maka saat hujan datang diharapkan warga tinggal di perbukitan di...
MI/Denny Susanto

Bambu Produk HHBK yang Menjanjikan

👤Denny Susanto 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:31 WIB
Dinas Kehutanan Kalsel telah mengembangkan sekitar 16 jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) seperti berbagai jenis madu, olahan bambu (tusuk...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya