Rabu 14 Oktober 2020, 14:40 WIB

Hadapi La Nina, Pantau Terus Prediksi Cuaca di Aplikasi BMKG

Zubaedah Hanum | Humaniora
Hadapi La Nina, Pantau Terus Prediksi Cuaca di Aplikasi BMKG

AFP
Ilustrasi

 

PUNCAK La Nina diperkirakan terjadi di bulan Desember 2020-Januari 2021, bersamaan dengan masuknya musim hujan. Dalam menghadapinya, masyarakat diminta aktif memantau informasi peringatan dini lewat aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, selama ini rilis yang dikeluarkan BMKG mengenai prakiraan atau prediksi cuaca masih bersifat makro untuk Indonesia secara keseluruhan. Lewat aplikasi BMKG, informasi itu diberikan lebih detail, berisi prakiraan, prediksi, dan peringatan dini untuk skala mikro atau di wilayah masing-masing.

Pada aplikasi berbasis seluler tersebut, sebut Dwikorita, BMKG menyajikan informasi cuaca setiap kecamatan di seluruh wilayah Indonesia untuk 7 hari ke depan. Prakiraan cuaca tersebut diperbaharui  setiap 3-6 jam dalam satu hari.

“Misalnya Bapak–Ibu tinggalnya di Kecamatan Johar di DKI Jakarta, itu kami juga menyiapkan prakiraan, prediksi, dan peringatan dini untuk skala mikro di level kecamatan. Mohon dicek selalu, dimonitor selalu informasi yang sampai level kecamatan ini melalui aplikasi mobile phone Info BMKG,” katanya seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Untuk memastikan informasi peringatan dini cuaca tersebut diterima masyarakat, sambung Dwikorita, BMKG yang ada di seluruh Indonesia juga bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah daerah. Juga untuk menyiapkan langkah-langkah dalam mengantisipasi perkembangan cuaca.

La Nina adalah salah satu fenomena alam yang menyebabkan curah hujan di suatu kawasan turun secara berlebihan. Karena La Nina, curah hujan di sebagian wilayah Indonesia diperkirakan meningkat hingga 40%.

Akibat La Nina, wilayah yang akan mengalami musim hujan lebih basah dari normalnya tersebar di Aceh bagian utara, sebagian Sumatra Utara, Riau bagian Timur dan Selatan, Sumatra Barat bagian timur, sebagian Jambi, Sumatra Selatan bagian timur, Lampung, sebagian Jawa, Kalimantan bagian utara dan timur, Bali bagian barat, dan sebagian Nusa Tenggara.

Tidak saja berdampak pada curah hujan yang tinggi, La Nina juga berpengaruh terhadap cuaca di laut dan meningkatkan tinggi gelombang karena kecepatan angin yang meningkat. (H-2)

Baca Juga

Antara

'Gilang' Mudahkan Peserta JKN-KIS Segmen PPU PN Perbarui Datanya

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 13:22 WIB
Per 1 November 2020 pemerintah berencana melakukan Program Registrasi Ulang (Gilang) bagi sebagian peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja...
MI/ADI KRISTIADI

Dua Warga Menjadi Korban Banjir dan Longsor di Pangandaran

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 13:05 WIB
 Selain itu, sedikitnya 111 rumah yang berada di enam desa dan empat kecamatan di Kabupaten Pangandaran terendam...
Dok. Pribadi

Kembangkan Potensi Anak Muda Melalui Wadah yang Tepat

👤Wisnu AS 🕔Selasa 27 Oktober 2020, 12:41 WIB
Youth Ranger Indonesia hadir agar anak muda di Indonesia bisa sama-sama mengembangkan potensi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya