Rabu 14 Oktober 2020, 13:10 WIB

Kutip Nelson Mandela, Menkeu : Pendidikan Senjata Ampun Ubah Dunia

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Kutip Nelson Mandela, Menkeu : Pendidikan Senjata Ampun Ubah Dunia

Antara/Sigid Kurniawan
Menteri Keuangan Sri Mulyani

 

MENTERI  Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pendidikan adalah alat atau senjata yang paling ampuh untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang lebih maju, adil dan sejahtera.

“Gunakan ilmu yang diberikan untuk mengubah dunia, mengubah Indonesia agar menjadi negara maju, adil, sejahtera dan memiliki martabat serta peradaban yang tinggi,” ungkapnya dalam acara Wisuda PKN STAN secara virtual, Rabu (14/10).

Sri Mulyani menambahkan, hal serupa juga pernah dilontarkan oleh tokoh dunia asal Afrika Selatan Nelson Mandela yang menyatakan pendidikan adalah senjata paling powerfull dan sangat mampu mengubah dunia.

“Salah satu tokoh dunia dari Afrika Selatan yang merupakan bapak rekonsiliasi namanya Nelson Mandela beliau berkata education is the most weapon which can use to change the world,” ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani menuturkan kepada 3.231 wisudawan dan wisudawati PKN STAN bahwa mereka merupakan orang-orang pilihan yang berhasil merasakan pendidikan tingkat tinggi di Indonesia.

Hal itu terjadi karena menurutnya saat ini hanya sebanyak 9% anak-anak di Indonesia yang mampu mengenyam pendidikan hingga ke perguran tinggi. “Hanya 9% masyarakat Indonesia yang mampu dan memiliki keberuntungan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Jadi kalian adalah elit 9%,” sambungnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan seluruh masyarakat termasuk wisudawan PKN STAN yang berkesempatan merasakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar yaitu mengubah Indonesia menjadi lebih baik.

“Artinya kalian akan dituntut untuk terus membangun dan memperbaiki negara dan bangsa kita,” tegas Sri Mulyani.

Ia pun berpesan agar para wisudawan PKN STAN maupun mahasiswa lainnya dapat menggunakan ilmu sebaik-baik dalam rangka membangun Indonesia menjadi maju, adil, sejahtera, dan memiliki memiliki martabat serta peradaban tinggi.

Terlebih lagi, pemerintah telah mengalokasikan sebesar 20% dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per tahun untuk mendukung bidang pendidikan agar mampu mencetak para agen perubahan.

“Kalian diberikan sarana dalam bentuk pendidikan terbaik di Republik Indonesia dan bahkan dalam kalian menuntut ilmu dibayar oleh uang negara. Sekarang kalian akan dituntut untuk menjadi agen perubahan,” pungkasnya. (E-1)

Baca Juga

MI/Eva Pardiana

Pertamina Kembangkan Bisnis dengan Empat Program Utama

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:09 WIB
PT Pertamina mengembangkan inovasi bisnis untuk memperluas pelayanan energi dengan empat program...
Antara

509 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 11:01 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.140 kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode tiga hari libur cuti bersama dan Maulid...
Antara

Dukung Program PEN, PPI Tingkatkan Nilai Produk UMKM

👤Heryadi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 10:52 WIB
PPI mengamati perkembangan UMKM, dan mendukung produk yang dihasilkan dengan memberikan inovasi-inovasi agar meningkatkan nilai ekonomi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya