Rabu 14 Oktober 2020, 11:12 WIB

PP PBSI Pilih Ketua Umum pada Munas Bulan Depan

Rifaldi Putra Irianto | Olahraga
PP PBSI Pilih Ketua Umum pada Munas Bulan Depan

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah atlet mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Pusat Bulutangkis Indonesia, Cipayung, Jakarta Timur.

MENJELANG berakhirnya kepengurusan masa bakti 2016-2020, Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) berencana menggelar Musyawarah Nasional (Munas) PBSI 2020-2024 dengan salah satu agenda adalah memilih ketua umum.

Munas PP PBSI dijadwalkan akan dilangsungkan pada 5-6 November di Serpong, Tangerang dengan Pengurus Provinsi PBSI Banten menjadi tuan rumah penyelenggaraan.

Tidak hanya memilih ketua umum, Munas PBSI juga berisi agenda penyempurnaan AD/ART. Draft dan konsep-konsep penyempurnaan AD/ART sudah rampung disusun tim pokja penyempurnaan AD/ART dan telah siap dibawa ke forum di Munas.

Baca juga: Legenda Atletik Indonesia Eduardus Nabunome Tutup Usia

"PP PBSI telah melakukan sejumlah persiapan awal menuju Munas dengan membentuk kepanitiaan dan tim Penjaringan. Kami juga telah menyiapkan draft penyempurnaan AD/ART yang akan dibahas di Munas," ujar Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, dikutip dari laman resmi PBSI.

"Munas dilaksanakan di Banten untuk menghindari penyebaran covid-19. Sebagaimana kita tahu, PSBB di Jakarta lebih rawan sementara di Banten kami menilai pelaksanaan PSBB dan tingkat transmisinya tidak separah Jakarta, makanya kami alihkan ke sana," imbuhnya.

Adapun, perubahan AD/ART dilakukan untuk menyempurnakan konsitusi tertinggi di PBSI itu, misalnya aturan-aturan yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman, dapat diperbaharui atau ditambahkan.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Umum PBSI 2020-2024 Edi Sukarno mengatakan timnya telah melakukan tahapan-tahapan proses penjaringan di antaranya sosialisasi kepada pengurus provinsi (pengprov) sebagai pemilik suara dalam pemilihan ketua umum.

"Kami telah mengirim surat edaran ke seluruh pengprov untuk memberitahunn bahwa mereka punya hak suara. Bagian sosialisasi selanjutnya adalah kepada masyarakat melalui media. Masyarakat yang berminat silahkan mencalonkan diri, tetapi berminat saja tidak cukup, harus ada dukungan dari pengprov," jelas Edi.

Setelah sosialisasi, tahap selanjutnya, bakal calon ketua umum dapat mengambil formulir pendaftaran.

Usai pengembalian formulir dan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan, tim Penjaringan akan melakukan proses verifikasi persyaratan hingga akhirnya bisa mengumumkan siapa calon ketua umum yang akan bersaing di Munas. (PBSI/OL-1)

Baca Juga

AFP

Zverev Bantah Tuduhan Kekerasan Terhadap Mantan Pacar

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 01 November 2020, 00:49 WIB
Petenis Jerman yang menempati posisi kedua turnamen US Open 2020 Alexander Zverev membantah tuduhan tindakan kekerasan terhadap Olga...
AFP/GEORG HOCHMUTH

Djokovic Tak Terpengaruh Kalah di Wina Terbuka

👤Akmal Fauzi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 17:10 WIB
Djokovic tetap meyakini bisa menyamai rekor Pete Sampras yang enam kali mengakhiri musim sebagai petenis peringkat satu...
MI/Widjajadi

Bulutangkis masih Jadi Andalan Raih Medail Emas

👤Widjajadi 🕔Sabtu 31 Oktober 2020, 08:51 WIB
Nasional Paralympic Committee (NPC) Indonesia targetkan medali emas dari cabang bulutangkis di pesta olahraga Paralympic Tokyo...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya