Rabu 14 Oktober 2020, 05:25 WIB

Amnesty Internasional Kecam Penangkapan Sejumlah Pihak

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Amnesty Internasional Kecam Penangkapan Sejumlah Pihak

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid

 

DIREKTUR Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menyebut kebebasan berekspresi di Tanah Air terancam merosot. Hal tersebut menanggapi adanya penangkapan tiga pimpinan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) oleh polisi.

Ketiga petinggi KAMI ditangkap lantaran diduga menyebarkan hoaks dan menghasut masyarakat terkait demonstrasi tolak Omnibus Law Cipta Kerja.

“Penangkapan ini dilakukan untuk menyebar ketakutan di antara mereka yang mengkritik pengesahan Undang-Undang Omnibus Cipta Kerja," ujar Usman, Rabu (14/10).

Di sisi lain, menurutnya penangkapan ini menunjukkan bahwa kebebasan berekspresi di Indonesia sedang terancam. Hal ini bisa dilihat sebagai upaya untuk mengintimidasi oposisi dan mereka yang mengkritik rezim yang sedang berkuasa.

“Sangat mengkhawatirkan bahwa ketiganya ditangkap dengan dugaan pelanggaran UU ITE. Negara harus menghentikan segala bentuk intimidasi terhadap mereka yang mengkritik dan memastikan penghormatan penuh terhadap hak asasi manusia bagi siapa saja, termasuk pihak oposisi," tegasnya.

Menurutnya, adanya langkah penangkapan membuat Presiden RI Joko Widodo telah melanggar janjinya sendiri untuk melindungi hak asasi manusia.

Ia pun meminta agar pihak berwenang harus segera membebaskan aktivis yang ditangkap.

"Harus dibebaskan karena yang dijerat hanya karena mempraktekkan kebebasan berbicara, dengan tanpa syarat," ujar Usman.

Sebelummya, polisi telah menetapkan 5 tersangka yang diduga melakukan tindakan penyebaran hoaks soal demonstrasi Omnibus Law Cipta Kerja. (OL-4)

Baca Juga

Antara

Hadiah Sepeda kepada KSP Dicatat jadi Barang Milik Negara

👤Antara 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:54 WIB
Awalnya disebutkan dalam rilis KSP bahwa 15 sepeda itu ditujukan untuk Presiden Joko Widodo, namun KSP kemudian meralat pernyataan...
MI/Susanto

KPK Tangkap Pemberi Suap Nurhadi

👤 Tri Subarkah 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:33 WIB
Ali mengatakan bahwa saat ini Hiendra sudah berada di Kantor KPK. Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) itu masih diperiksa oleh...
MI/ADAM DWI

Wapres: Medsos Bikin Masyarakat Sulit Percaya Pemimpin Bangsa

👤Antara 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:06 WIB
Di tengah kemajuan teknologi informasi saat ini, masyarakat seolah-olah sulit menaruh kepercayaan kepada pemimpin bangsa, kata...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya