Selasa 13 Oktober 2020, 17:56 WIB

BI Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah

mediaindonesia.com | Ekonomi
BI Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah

ANTARA/Rivan Awal Lingga
.

 

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (13/10) sore ditutup melemah seiring ditahannya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia. Rupiah ditutup melemah 25 poin atau 0,17 persen menjadi 14.725 per dolar AS dari sebelumnya 14.700 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa, mengatakan, pasar memantau demontrasi UU Cipta Kerja di mana pihak keamanan terus bersiaga dan mengawal demonstrasi agar tidak ada penyusup yang memanfaatkan situasi tersebut tersebut. "Keamanan yang ketat menambah kepercayaan pasar sehingga yang ditakutkan oleh pasar akan terjadi huru hara menjadi sirna," ujar Ibrahim.

Di samping itu, lanjutnya, RUU Cipta Kerja yang sudah disetujui DPR untuk disahkan menjadi UU diharapkan akan membawa berkah bagi perkembangan ekonomi di masa mendatang. Sentimen dari domestik lain yaitu Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 12-13 Oktober 2020 yang memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 4 persen untuk keempat kali secara berturut-turut.

BI memandang tingkat suku bunga acuan tersebut masih sejalan dalam mendorong pemulihan ekonomi dari dampak pandemi covid-19. Selain itu, pertumbuhan ekonomi dunia terus membaik dipengaruhi stimulus fiskal negara maju antara lain Amerika Serikat.

Perbaikan ekonomi global juga didukung oleh pemulihan ekonomi Tiongkok sebagai dampak stimulus fiskal dan berkurangnya covid-19. Dari eksternal, investor berharap pada harapan langkah-langkah stimulus AS yang besar untuk menopang ekonomi yang dilanda covid-19 setelah pemilihan presiden 3 November 2020 mendatang. Tetapi investor lain skeptis bahwa Partai Republik dan Demokrat akan mencapai konsensus dan meloloskan langkah-langkah sebelum pemilihan.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi 14.695 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran 14.695 per dolar AS hingga 14.747 per dolar AS. Kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi 14.793 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi 14.746 per dolar AS. (Ant/OL-14)

Baca Juga

MI/Ramdani

Indonesia Berpotensi jadi Pusat Produsen Halal Dunia tapi...

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 14:55 WIB
INDONESIA berpeluang menjadi pusat produsen halal dunia, tapi butuh kerja keras dan kerja sama semua sekor. Baik pemerintah, swasta, BUMN...
Antara/Dedhez Anggara

Bank Dunia Kucurkan US$1 Juta untuk Sektor Perikanan RI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:28 WIB
Pembiayaan itu bertujuan mendukung investasi berkelanjutan di sektor perikanan Indonesia. Serta, meningkatkan kesejahteraan warga yang...
MI/Bagus Suryo

Ekonomi di Ambang Resesi, Rencana Kenaikan Cukai Terus Berlanjut

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 30 Oktober 2020, 13:02 WIB
Kenaikan cukai rokok yang sangat tinggi, yaitu rata-rata 23% dibarengi dengan kenaikan Harga Jual Eceran sebesar 35% bisa berdampak pada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya