Selasa 13 Oktober 2020, 15:40 WIB

Pembangunan Jalan di Langgai Pessel jadi Prioritas No.1

mediaindonesia.com | Pilkada
Pembangunan Jalan di Langgai Pessel jadi Prioritas No.1

Antara
Calon Gubernur Sumbar Mulyadi (tengah) saat berkunjung ke Langgai, Pesisir Selatan.

CALON Gubernur Sumatera Barat nomor urut 1 Mulyadi ingin menyudahi penderitaan masyarakat Langgai, Pesisir Selatan (Pessel) yang puluhan tahun hidup dengan infrastruktur yang kurang memadai. Jalan rusak dan jembatan yang seadanya membuat Mulyadi terharu saat melihat langsung kondisi masyarakat di sana.

Mulyadi yang datang langsung melihat kondisi masyarakat Langgai didampingi dua tokoh nasional asal Pesisir Selatan yakni Bupati PesSel dua periode Darizal Basir dan Anggota DPD RI yang juga Ketua Tim Pemenangan Mualim, Alirman Sori.

"Kami akan memberikan prioritas karena ini (Jalan Langgai) permintaan khusus dari Pak Darizal Basir dan Alirman Sori tokoh pesisir Selatan. Yang paling penting adalah harus dapat sentuhan dari provinsi, jangan sampai selama hampir puluhan tahun, sepuluh tahun lebih, kondisi jalan di sini tidak berubah," kata Mulyadi di Kayu Aro, Gantiang Mudik Utara Surantih, PesSel, dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Pria kelahiran Bukittinggi ini mengatakan, masyarakat Sumbar harus merasakan pembangunan. Dan, pemerintah harus menjamin itu, sehingga tidak ada masyarakat yang merasa diabaikan oleh pemerintah atau dianaktirikan.

Melihat kondisi langsung dan sempat berjalan kaki karena berbayanya akses jembatan menuju Langgai, Mulyadi merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat Langgai puluhan tahun. Seharusnya dengan potensi besar dari Langgai yang memiliki alam dan sungai yang indah serta potensi gambir yang luar biasa, menurut dia Langgai harus lebih baik dari segi infrastruktur.

"Tentu kami melihat sekali bagaimana masyarakat begitu mengharapkan daerahnya dibangun. Kita merasakan bagaimana penderitaan masyarakat sini dengan situasi jalan dan jembatan seperti tadi. Untuk membantu perekonomian masyarakat tentu infrastrukturnya harus dibantu," tandas Mulyadi.

Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan pemerintahlah yang bertanggung jawab, khususnya pemerintah provinsi karena merupakan jalan provinsi. Jika terkendala dari anggaran, menurut dia gubernur harus berupaya ke pemerintah pusat agar membantu infrastruktur yang diperlukan. Bukan justru membiarkan hingga puluhan tahun.

Oleh sebab itu, Mulyadi berkomitmen jika diberi amanah oleh masyarakat akan menggunakan sebaik-baiknya agar tidak ada masyarakat yang terabaikan.

"Kami merasa teharu dan kami ikut merasa ikut bertanggung jawab, namun kami tidak bisa berbuat apa-apa apabila kami tidak punya kewenangan untuk melakukan perubahan itu," janji Mulyadi. (OL-13)

Baca Juga

MI/Akhmad Safuan

Wali Kota Pekalongan Ketinggalan Kereta

👤Akhmad Safuan 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 03:15 WIB
Jangan pernah menganggap pintu rumah politik bisa digembok. Sehari menjelang pendaftaran paslon ke KPU Kota Pekalongan, PAN dan PPP...
MI/Akhmad Safuan

Berebut Kursi Demak-1 tanpa Petahana

👤Akhmad Safuan 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 03:10 WIB
Proses menuju kontestasi pilkada Kabupaten Demak sangat dinamis hingga akhirnya mengerucut ke dua pasangan calon yang...
Istimewa

Minim Tempat Wisata, Cak Machfud Hidupkan THR dan Kawasan Marina

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 23 Oktober 2020, 16:25 WIB
KOTA Surabaya minim destinasi wisata, karena itu cawalkot Machmud Arifin akan menghidupkan lagi THR dan mempercantik kawasan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya